Kebakaran Melanda Kawasan Industri Belawan, Tangki Pendingin PT YSR Hangus Terbakar
MEDAN, MediaEkspresi.id – Si jago merah melahap salah satu fasilitas milik PT YSR di kawasan industri Medan Belawan, Selasa (28/4/2026) dini hari. Insiden yang terjadi di Jalan Sulawesi, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan ini menghanguskan bagian tangki pendingin pabrik dan memicu kepanikan warga sekitar.
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Medan, informasi kebakaran diterima oleh petugas operator pada pukul 00.13 WIB. Merespons cepat laporan tersebut, armada pemadam dari berbagai unit langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 00.27 WIB.
Kronologi dan Upaya Pemadaman
Api diketahui bersumber dari area tangki pendingin dengan luas terdampak sekitar 3×4 meter persegi. Petugas dari Regu 2 UPT 4.0, yang dibantu oleh personel dari UPT 3.0 serta Mako Pusat, langsung melakukan upaya lokalisir agar api tidak merembet ke bangunan utama pabrik.
"Petugas berhasil menguasai keadaan dalam waktu singkat. Upaya pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih 16 menit hingga api benar-benar dinyatakan padam pada pukul 00.44 WIB," ujar Arif (47), Operator Informasi dan Data Disdamkarmat Kota Medan.
Pengerahan Armada
Dalam operasi pemadaman ini, sebanyak lima unit armada truk pemadam kebakaran (PK) dikerahkan ke lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala:
• UPT 4.0: Mengerahkan Unit PK 060 dan PK 052.
• UPT 3.0: Mengerahkan Unit PK 046 dan PK 054.
• Mako 0.0: Mengerahkan Unit PK 043.
Total kapasitas air yang digunakan untuk menjinakkan api hingga tahap pendinginan mencapai sedikitnya 3.500 liter.
Korban dan Kerugian Materiil
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, PT YSR ditaksir mengalami kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah akibat kerusakan pada fasilitas teknis mereka.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di tempat kejadian perkara (TKP). "Dugaan penyebabnya masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian setempat," tambah Arif dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi telah dinyatakan kondusif. Disdamkarmat Kota Medan pun mengimbau para pelaku usaha di kawasan industri untuk rutin melakukan pengecekan berkala pada instalasi listrik dan mesin produksi guna mencegah risiko kegagalan teknis yang memicu kebakaran.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)
Posting Komentar