Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah
BANDAR LAMPUNG, mediaekspresi.id – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung melalui Bidang Pencak Silat Tradisi resmi memulai kalender program kerja tahun 2026 dengan menggelar Latihan Gabungan (Latgab). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam melestarikan denyut nadi pencak silat tradisi di Bumi Ruwa Jurai.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, ini akan dipusatkan di Daswati (Rumah Perjuangan Lampung). Pemilihan lokasi tersebut dinilai sarat akan nilai historis, menyimbolkan bahwa pencak silat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan manifestasi dari nilai perjuangan dan jati diri bangsa.
Ketua Bidang Pencak Silat Tradisi IPSI Lampung, Khaidi Syafutra, S.T., M.T., atau yang akrab disapa Bang Putra, menjelaskan bahwa agenda ini akan melibatkan tiga perguruan besar sebagai representasi khazanah budaya lokal:
• Pencak Suci
• Pittcak S.A.K.4
• Kenuy Bubayang
Misi Pelestarian dan Edukasi
Rangkaian kegiatan dirancang secara komprehensif, mencakup latihan teknik gabungan, penampilan khas (performance) masing-masing perguruan, sesi diskusi, hingga pendalaman praktik dasar penggunaan senjata cabang.
"Kami berharap Latihan Gabungan ini menjadi ruang silaturahmi yang produktif untuk mempererat persaudaraan serta menyatukan visi dalam merawat nilai-nilai luhur pencak silat tradisi di Lampung," ujar Bang Putra dalam keterangannya.
Dukungan Organisasi
Dukungan penuh datang dari jajaran pengurus pusat daerah. Ketua Umum IPSI Provinsi Lampung, Hi. Faisol Djausal, melalui Sekretaris IPSI Lampung, Ria Agusria, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi program ini. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan agenda semacam ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya pesilat.
"IPSI Lampung berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah latihan, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Dengan demikian, pencak silat tradisi dapat terus hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat," ungkap Ria Agusria.
Melalui langkah awal di tahun 2026 ini, IPSI Lampung menegaskan komitmennya untuk memposisikan pencak silat tradisi sebagai warisan non-bendawi yang harus diwariskan secara substansial kepada generasi mendatang, sekaligus memperkuat fondasi kebudayaan nasional di tingkat regional.
Reporter: Juliansyah
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar