Keluhkan Jarak dan Antrean Panjang, Warga Desak Pemerintah Pulihkan Kerjasama BPJS RS Wampu Norita
LANGKAT, MediaEkspresi.id – Masyarakat di sekitar wilayah RS Wampu Norita, Kabupaten Langkat, mulai menyuarakan keluhan terkait sulitnya mengakses layanan kesehatan yang terjangkau. Hal ini dipicu oleh terhentinya jalinan kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan RS Wampu Norita yang telah berlangsung sejak tahun 2023 lalu.
Putusnya kemitraan ini berdampak signifikan terhadap mobilitas dan beban ekonomi warga setempat. Berdasarkan pantauan di lapangan, warga kini harus menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit lain yang masih melayani pasien BPJS. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan, terutama bagi pasien dalam keadaan darurat yang membutuhkan penanganan medis segera.
Akses Terhambat, Antrean Membludak
Selain kendala jarak, warga juga mengeluhkan kualitas layanan di rumah sakit rujukan lainnya. Karena terkonsentrasinya pasien pada titik-titik tertentu, terjadi penumpukan jumlah pasien yang mengakibatkan antrean menjadi sangat panjang dan memakan waktu lama.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa situasi ini membuat penanganan medis menjadi tidak efektif dan melelahkan secara psikis maupun finansial.
"Kami merasa sangat kesulitan sejak RS Wampu Norita tidak terima BPJS lagi. Kalau mau berobat pakai BPJS harus jauh-jauh, di sana pun antreannya luar biasa panjang dan lama sekali. Kadang untuk penanganan ringan saja bisa seharian," keluhnya kepada tim MediaEkspresi.id.
Fasilitas RS Wampu Norita Dinilai Mumpuni
Padahal, secara infrastruktur dan kelengkapan medis, RS Wampu Norita dianggap sangat memadai untuk melayani kebutuhan kesehatan warga di wilayah tersebut. Keberadaan rumah sakit ini seharusnya menjadi solusi strategis untuk memecah konsentrasi pasien di pusat kota.
Berdasarkan data layanan yang tersedia, RS Wampu Norita memiliki berbagai fasilitas vital, di antaranya: Unit Gawat Darurat (UGD) 24 Jam, Poli Spesialis, Layanan USG & Radiologi, Kamar Operasi 24 Jam, Laboratorium Medis dan Praktek Dokter Gigi
Harapan Besar kepada Pemerintah
Merespons kendala tersebut, masyarakat berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Langkat dan pihak manajemen BPJS Kesehatan untuk segera duduk bersama melakukan evaluasi. Warga mendesak agar kerjasama BPJS di RS Wampu Norita dapat dibuka kembali guna memangkas jarak tempuh dan mempercepat akses penanganan medis, khususnya bagi warga kelas menengah ke bawah.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari otoritas terkait agar hak atas pelayanan kesehatan yang cepat, dekat, dan terjangkau dapat kembali dirasakan oleh warga Langkat, terutama mereka yang bermukim di sekitar RS Wampu Norita.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)
Posting Komentar