Kereta Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Proses Evakuasi Berlangsung Hingga Dini Hari
BEKASI, MediaEkspresi.id – Kecelakaan hebat melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) terjadi di perlintasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.57 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bagian belakang KRL dan memicu kepanikan massal.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang rangkaian KRL yang tengah berada di jalur yang sama. Benturan keras tersebut menyasar gerbong khusus perempuan, yang mengakibatkan guncangan hebat hingga sejumlah penumpang terpental.
"Suara benturannya sangat keras, seperti ledakan. Penumpang langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri," ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Evakuasi dan Penanganan Korban
Hingga Selasa (28/4/2026) dini hari, petugas gabungan dari PT KAI, TNI/Polri, dan tim medis masih berjibaku melakukan proses evakuasi.
• Layanan Medis: Korban luka-luka telah dilarikan ke RSUD Kota Bekasi menggunakan sejumlah unit ambulans untuk mendapatkan perawatan intensif.
• Penyisiran: Petugas masih melakukan penyisiran di setiap gerbong guna memastikan tidak ada penumpang yang terjepit atau tertinggal di dalam rangkaian yang rusak.
• Data Korban: Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti korban luka maupun potensi korban jiwa masih dalam pendataan resmi pihak otoritas terkait.
Dampak Operasional
Kecelakaan ini berdampak signifikan pada jadwal perjalanan kereta api di jalur lintas Bekasi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi adanya keterlambatan massal.
• KRL Commuter Line: Perjalanan terhenti total di sekitar lokasi kejadian untuk proses sterilisasi jalur.
• KA Jarak Jauh: Sejumlah jadwal keberangkatan dan kedatangan dari arah Timur menuju Jakarta mengalami penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.
Penyelidikan Penyebab
Pihak berwenang bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) diperkirakan akan segera turun tangan untuk menyelidiki penyebab pasti insiden ini. Dugaan sementara mengarah pada gangguan sistem operasional atau persinyalan, namun manajemen PT KAI belum memberikan keterangan pers resmi terkait detail teknis penyebab tabrakan.
Kondisi di sekitar Stasiun Bekasi Timur saat ini masih dijaga ketat oleh aparat keamanan. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area rel guna memberikan ruang gerak bagi tim evakuasi dan menghindari bahaya tegangan listrik tinggi di sekitar lokasi.
Reporter: AL
.jpg)
Posting Komentar