Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi
MEDAN, MediaEkspresi.id - PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Langkah ini diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Berlandaskan keyakinan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar, Pelindo Multi Terminal berkolaborasi dengan Pelindo Regional 1 menghadirkan berbagai program yang berfokus pada penguatan pilar pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Program ini bertujuan agar masyarakat mampu menciptakan peluang kerja dan membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Pelatihan Vokasi Barista dan Pengolahan Hasil Laut
Komitmen tersebut kembali diimplementasikan melalui peluncuran Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi Barista dan Pengolahan Hasil Laut. Program ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan.
Acara pembukaan dilaksanakan di Grha Pelindo, Medan, pada Senin (6/7/2026). Setelah pembukaan, para peserta akan mengikuti rangkaian pelatihan vokasi, magang, dan pendampingan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan ke depan.
Dalam pelaksanaannya, Pelindo bersinergi dengan:
• Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan sebagai mitra pelatihan.
• Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra pelaksana dan fasilitator pendampingan.
• Fokus pada Kemandirian Ekonomi dan UMKM
VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, menegaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga mempersiapkan peserta agar mampu memanfaatkan kompetensi yang dimiliki sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
“Pelatihan ini bukan sekadar datang, mengikuti kelas, lalu memperoleh sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri," ujar Zulhendri.
"Kami berharap program ini mampu melahirkan tenaga kerja yang siap bersaing sekaligus mendorong lahirnya UMKM yang memiliki daya saing sehingga dapat berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat Belawan,” tambahnya.
Hal senada diungkapkan oleh perwakilan Baitulmaal Muamalat sekaligus Pembimbing Teknis Program, Rizky Ardani Situmorang. Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang secara bertahap agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga pengalaman praktik dan pendampingan berkelanjutan.
“Pelatihan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian program yang telah disusun. Setelah mengikuti pelatihan di BBPVP Medan, peserta akan melanjutkan proses magang dan pendampingan agar kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelas Rizky.
Detail Rangkaian Program
Program vokasi ini dibagi menjadi dua bidang pelatihan yang disesuaikan dengan potensi wilayah, dengan rincian sebagai berikut: Bidang Pelatihan Jumlah Peserta Waktu Pelaksanaan (Mulai 13 Juli 2026) output Program, Barista 16 Orang Durasi 18 Hari di BBPVP Medan Magang & Pendampingan Usaha Mandiri
Pengolahan Hasil Laut 16 Orang Durasi 5 Hari di BBPVP Medan Magang & Pendampingan Usaha Mandiri
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan program, kegiatan pembukaan ditutup dengan penandatanganan surat pernyataan komitmen oleh seluruh penerima manfaat untuk mengikuti rangkaian program hingga selesai.
Apresiasi dari Pemerintah Setempat
Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pelindo. Menurutnya, program ini memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda Belawan, untuk meningkatkan kompetensi dan membangun masa depan yang lebih baik melalui keterampilan vokasi.
“Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Mari bersama-sama menunjukkan bahwa masyarakat Belawan memiliki semangat, kompetensi, dan kemampuan untuk berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi daerah,” kata Robby.
Melalui program TJSL yang berfokus pada pilar pendidikan dan pengembangan masyarakat, Pelindo terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, lembaga pelatihan, dan mitra pelaksana, perusahaan berharap program ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang lebih kompeten dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)

Posting Komentar