Inovasi Digital "LENTERA BUMI" dan Web "Simpelya", Langkah Nyata Mahasiswa KKN UBP Karawang Wujudkan Desa Mulyajaya Bebas Sampah
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang resmi meluncurkan program unggulan LENTERA BUMI (Literasi Digital, Edukasi Lingkungan, dan Kampanye Daur Ulang Sampah) di Aula Kantor Desa Mulyajaya, kecamatan Teluk Jambe barat, Kabupaten Karawang, Rabu (22/7/2026). Program ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui edukasi dan pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mulyajaya Nasa Satiaganda, perangkat desa, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta tokoh masyarakat setempat. Rangkaian acara diisi dengan penyampaian materi pemilahan sampah, pemutaran video edukasi berdurasi lima menit, hingga peresmian inovasi digital berupa situs web Simpelya.
Website Simpelya dikembangkan oleh mahasiswa KKN UBP Karawang dari Program Studi Teknik Informatika sebagai sistem pelaporan dan pemantauan titik pembuangan sampah ilegal di Desa Mulyajaya. Platform ini dilengkapi fitur dashboard kondisi lingkungan, peta lokasi sampah berbasis GIS, dokumentasi foto lapangan, serta pembaruan data secara real-time yang dapat diakses melalui smartphone maupun komputer.
Ketua KKN UBP Karawang Desa Mulyajaya 2026, Hikmah Nur Kamilah, menjelaskan bahwa program ini lahir dari semangat kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin memastikan setiap potensi anggota tim dapat diwujudkan menjadi program yang benar-benar bermanfaat. Web Simpelya dipadukan dengan video edukasi interaktif agar pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dapat diterima masyarakat secara lebih menarik dan mudah dipahami," ujar Hikmah.
Ia menambahkan, komunikasi intensif dengan pemerintah desa menjadi kunci agar program ini tepat sasaran. Hikmah berharap Simpelya dapat menjadi program berkelanjutan yang terus dikembangkan dan diadopsi oleh desa-desa lain di Kabupaten Karawang.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Desa Mulyajaya, Nasa Satiaganda. Ia menilai karya mahasiswa KKN UBP Karawang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
"Materi yang disampaikan sangat menarik dan mudah dipahami. Video edukasinya juga sangat baik karena mampu menyampaikan informasi penting dalam waktu singkat. Kami bangga mahasiswa KKN UBP Karawang menghadirkan program yang memiliki dampak nyata dan berkelanjutan," ungkap Nasa.
Guna menjamin keberlanjutan program, Pemerintah Desa Mulyajaya akan menunjuk petugas khusus sebagai administrator website Simpelya. Petugas tersebut bertugas memverifikasi setiap laporan masyarakat terkait lokasi pembuangan sampah liar sebelum ditindaklanjuti di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi interaktif. Menjawab pertanyaan perwakilan ibu-ibu PKK mengenai pemanfaatan sampah anorganik agar memiliki nilai ekonomi, Hikmah bersama anggotanya dari Teknik Informatika, Rizky, menjelaskan peluang pembentukan Bank Sampah Desa serta pengolahan sampah menjadi kerajinan bernilai jual—seperti pot bunga dari botol plastik dan gantungan kunci dari tutup botol.
Diskusi ini sekaligus menjadi pengantar untuk program lanjutan berupa pelatihan pembuatan kerajinan daur ulang bersama ibu-ibu PKK dan kader Posyandu yang telah dijadwalkan dalam rangkaian KKN.
Acara diakhiri dengan pembuatan video jargon bertema "Lestarikan Alam, Berdayakan Masa Depan" serta sesi foto bersama. Melalui program LENTERA BUMI dan web Simpelya, mahasiswa KKN UBP Karawang berharap Desa Mulyajaya dapat bertransformasi menjadi desa yang bersih, cerdas berteknologi, dan peduli lingkungan.
Reporter: Ahdan
.jpg)

Posting Komentar