13 Tahun Asrama Wissel Meren Tebet, Wadah Perjuangan Mahasiswa Papua Tengah yang Menanti Perhatian Pemkab Paniai
![]() |
| Foto: Tampak depan asrama wissel meren sekretariat IPMANAPANDODE kota studi Jakarta |
JAKARTA, MediaEkspresi.id — Asrama Wissel Meren, atau yang akrab dikenal sebagai Yamee-Owaa 1 Jakarta Tebet Selatan, resmi genap berusia 13 tahun pada tahun 2026 ini. Menandai momen bersejarah tersebut, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai (IPMANAPANDODE) Kota Studi Jakarta menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paniai memberikan perhatian khusus berupa renovasi bangunan.
Asrama permanen ini didirikan pada tahun 2013 silam di bawah masa kepemimpinan Bupati Paniai, almarhum Bapak Naftali Yogi, S.Sos. Keberadaannya kala itu merupakan wujud kepedulian nyata dari Pemkab Paniai, Provinsi Papua (sebelum pemekaran wilayah menjadi Provinsi Papua Tengah), bagi putra-putri daerah yang merantau demi menuntut ilmu.
Pusat Peradaban dan Perjuangan Mahasiswa Papua Tengah
Selama lebih dari satu dekade, Asrama Wissel Meren tidak sekadar menjadi tempat tinggal. Fasilitas ini telah bertransformasi menjadi wadah krusial bagi pengembangan diri mahasiswa, baik dalam kapasitas akademis maupun non-akademis.
"Selama 13 tahun, asrama ini menjadi pusat perkumpulan untuk meningkatkan kualitas belajar serta mempererat ikatan persaudaraan mahasiswa IPMANAPANDODE Jakarta dalam mewujudkan masa depan Papua Tengah," tulis perwakilan mahasiswa dalam keterangan resminya.
Dalam momentum perayaan ulang tahun ini, keluarga besar IPMANAPANDODE Jakarta turut menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Paniai. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P), serta seluruh jajaran kepala dinas pada tahun 2013 yang telah berjasa meletakkan batu pertama pembangunan asrama tersebut.
Desak Renovasi demi Keberlanjutan Generasi
Memasuki usia ke-13, kondisi fisik bangunan dinilai sudah memerlukan peremajaan. Pihak mahasiswa berharap Pemkab Paniai dapat segera meninjau kondisi riil asrama saat ini dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.
"Di usia ke-13 ini, kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Paniai untuk dapat memperhatikan kondisi Asrama Wissel Meren saat ini dan kiranya dapat direnovasi kembali," pungkas perwakilan mahasiswa.
Upaya perbaikan ini dinilai sangat mendesak agar aset daerah tersebut dapat terus berfungsi secara optimal sebagai "rumah perjuangan" bagi mahasiswa Papua Tengah yang tengah menempuh pendidikan tinggi di ibu kota.
Reporter: Jhon Gipedi Nawipa
.jpg)
Posting Komentar