SDN Lenggahsari 01 Bekasi Dibobol Maling, Fasilitas Belajar Senilai Rp40 Juta Raib
BEKASI, MediaEkspresi.id — Aksi pencurian melanda SDN Lenggahsari 01 di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada Rabu pagi (15/7/2026). Peristiwa pembobolan ini mengakibatkan kondisi sekolah berantakan dan menimbulkan kerugian besar bagi fasilitas penunjang pendidikan di wilayah tersebut.
Kasus ini telah resmi dilaporkan kepada pihak berwajib dengan Nomor Laporan: LP/B/30/VII/2026/SPKT/POLSEK CABANGBUNGIN/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, ruang kelas 6 dan ruang laboratorium ditemukan sudah dalam kondisi berantakan.
Kedua pelaku diduga masuk ke dalam area sekolah dengan cara menjebol pintu ruangan sebelum menggasak sejumlah barang berharga di dalamnya. Aksi kejahatan ini diduga kuat telah direncanakan dan dilakukan pada malam hari.
Rincian Barang yang Hilang
Akibat pencurian ini, pihak sekolah mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp40.000.000 (empat puluh juta rupiah). Barang-barang inventaris penting yang raib digondol pelaku meliputi: 1 Unit TV Samsung 32 inci, 1 Unit Proyektor Epson EB E600, 1 Unit Komputer PC Lenovo Core i3, 1 Unit Komputer PC Lenovo Core i7 dan 1 Perangkat DVR Hilook 8 Channel serta Uang tunai sebesar Rp500.000 (diambil dari ruang kelas 6)
Pelaku Terekam CCTV
Aksi kedua pelaku sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di area sekolah. Dalam rekaman tersebut, tampak dua orang pria mengenakan pakaian berwarna gelap tengah melintas di dalam ruangan. Keduanya terlihat berbagi tugas membawa perangkat elektronik yang menyerupai monitor atau layar komputer milik sekolah.
Tanggapan Pihak Sekolah
Kepala Sekolah SDN Lenggahsari 01, Karna, S.Pd., mengungkapkan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa instansi yang dipimpinnya. Ia berharap aparat kepolisian dapat segera bertindak cepat menangkap para pelaku.
"Saya berharap agar maling tersebut bisa ditangkap secepatnya," ujar Karna.
Karna juga berharap agar barang-barang fasilitas belajar yang dicuri dapat segera ditemukan kembali, sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa dapat berjalan dengan normal. Pihak sekolah turut meminta perhatian lebih dari aparat keamanan setempat guna meningkatkan pengawasan di lingkungan pendidikan.
Kasus pencurian ini kini menambah daftar panjang tindak kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bekasi.
Reporter: Saimbar
.jpg)
Posting Komentar