Wujudkan Asta Cita, Imigrasi Belawan Edukasi Pelajar Cegah TPPO dan TPPM
MEDAN, MediaEkspresi.id – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan transnasional. Kali ini, upaya preventif dilakukan dengan menyasar generasi muda melalui kegiatan edukasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Kegiatan sosialisasi ini digelar di SMA Yayasan Panti Asuhan Bani Adam, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (14/4/2026). Sebanyak 30 siswa antusias mengikuti pemaparan mengenai bahaya serta modus operandi kejahatan yang kerap mengincar kelompok rentan tersebut.
Urgensi Pemahaman Sejak Dini
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menekankan bahwa membekali pelajar dengan informasi yang tepat adalah langkah krusial untuk memutus rantai perdagangan manusia.
"Kegiatan edukasi tersebut sangat penting agar pelajar memiliki pemahaman sejak dini terkait bahaya TPPO dan TPPM. Kami ingin mereka mengenali modus operandi, dampak buruk yang ditimbulkan, serta langkah konkret untuk melakukan pencegahan," ujar Eko di Medan, Rabu (15/4).
Selain materi mengenai TPPO, petugas juga memberikan wawasan mengenai fungsi dan penggunaan paspor. Pelajar diajarkan tata cara memperoleh dokumen perjalanan secara legal serta diingatkan untuk menggunakannya secara bijak guna menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kolaborasi dan Pengawasan Wilayah
Eko juga menggarisbawahi bahwa pengawasan perbatasan, khususnya jalur perairan ilegal, bukan hanya tugas aparat, melainkan membutuhkan kepedulian kolektif masyarakat.
• Pencegahan: Menghindari tawaran kerja luar negeri yang tidak jelas.
• Kewaspadaan: Melaporkan aktivitas mencurigakan di jalur perairan ilegal.
• Edukasi: Menyebarkan informasi benar kepada lingkungan sekitar.
Mendukung Program Nasional
Inisiatif ini bukan sekadar sosialisasi rutin, melainkan implementasi nyata dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, serta program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala SMA Yayasan Panti Asuhan Bani Adam, Sharin Silalahi, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran pihak Imigrasi. Ia menilai pengetahuan ini sangat relevan dengan situasi sosial saat ini.
"Melalui kegiatan tersebut, siswa kami dapat lebih memahami sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman TPPO dan TPPM di lingkungan mereka," pungkas Sharin.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)
Posting Komentar