Camat Tripa Makmur Bantah Pemkab Nagan Raya "Tutup Mata" Terkait Kerusakan Jalan Lintas Provinsi
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Camat Tripa Makmur, Nasruddin, memberikan klarifikasi tegas terkait opini yang beredar di masyarakat mengenai kerusakan jalan lintas provinsi di wilayahnya. Ia membantah tudingan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya abai terhadap kondisi infrastruktur tersebut.
Kepada awak media pada Minggu (19/4/2026), Nasruddin menjelaskan bahwa upaya pemulihan pasca-banjir bandang yang melanda pada akhir tahun 2025 terus dilakukan secara berkesinambungan.
Upaya Penanganan Darurat
Meskipun status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Aceh (Provinsi), Nasruddin menegaskan bahwa Pemkab Nagan Raya telah mengambil langkah cepat melalui penanganan darurat agar akses transportasi masyarakat tidak terputus.
"Jalan ini merupakan lintasan antar kabupaten dan provinsi yang padat kendaraan logistik, sehingga rentan mengalami kerusakan. Namun, Pemkab tidak tinggal diam dan terus memantau kondisinya agar tetap bisa dilintasi," ujar Nasruddin.
Rehabilitasi Fasilitas Umum
Selain perbaikan jalan darurat, Nasruddin memaparkan sejumlah aksi nyata yang telah dilakukan Pemkab Nagan Raya di bawah instruksi langsung Bupati Nagan Raya:
• Pembersihan Infrastruktur: Pengerukan lumpur di badan jalan dan pembersihan fasilitas publik.
• Fasilitas Kesehatan & Ibadah: Penanganan serius terhadap Polindes, rumah ibadah, serta kantor desa yang terdampak banjir.
• Drainase: Penggalian parit di sepanjang lintas Kuala Tuha – Lamie menggunakan bantuan alat berat dari perusahaan sekitar guna mempercepat pemulihan aktivitas warga.
Menunggu Koordinasi Pemerintah Aceh
Terkait perbaikan permanen, pihak kecamatan telah melaporkan kondisi terkini kepada pimpinan daerah untuk diteruskan ke tingkat provinsi. Saat ini, Pemkab sedang menunggu kehadiran tim dari Pemerintah Aceh untuk melakukan penanganan teknis secara menyeluruh.
Nasruddin juga mengimbau masyarakat agar tetap objektif dan tidak berlebihan dalam beropini di media sosial. Ia mengapresiasi inisiatif warga yang melakukan perbaikan secara swadaya, namun berharap hal tersebut tidak dijadikan alat untuk menyudutkan pemerintah.
"Kami berterima kasih atas swadaya masyarakat, namun jangan sampai ada narasi seolah-olah pemerintah tutup mata. Kami terus berupaya maksimal demi kesejahteraan dan kelancaran mobilitas warga di Tripa Makmur," tutupnya.
Reporter: Sofyan
.jpg)
Posting Komentar