Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Rakyat Tercekik Kelangkaan LPG 3 Kg, GMH Gugat Tanggung Jawab Pemkab Lombok Timur
Ragam

Rakyat Tercekik Kelangkaan LPG 3 Kg, GMH Gugat Tanggung Jawab Pemkab Lombok Timur

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
13 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id
– Krisis energi skala rumah tangga kembali menghantui Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kg dilaporkan kian parah, menyebabkan kepanikan di tengah masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan di pangkalan resmi.

Kondisi kritis ini memantik reaksi keras dari Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Lombok Timur. Mereka menilai fenomena ini bukan sekadar fluktuasi stok biasa, melainkan kegagalan sistemik dalam tata kelola dan pengawasan distribusi energi bersubsidi di daerah.

Lemahnya Pengawasan dan Tudingan Permainan Oknum

Ketua GMH Lotim, Indra Saputra, menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap penderitaan warga. Ia menegaskan bahwa pihak eksekutif, khususnya Bupati dan Dinas Perdagangan, harus bertanggung jawab atas carut-marutnya distribusi ini.

"Kami menggugat dan meminta Bupati Lombok Timur serta Dinas Perdagangan segera bertindak tegas. Jangan hanya diam dan membiarkan rakyat menderita terus-menerus. Fenomena ini membuktikan pengawasan sangat lemah, bahkan diduga kuat ada oknum yang bermain di balik kelangkaan ini," tegas Indra Saputra, Senin (13/04).

Ironi Pasar Gelap di Tengah Kelangkaan

Lebih lanjut, GMH menyoroti anomali yang terjadi di lapangan. Di saat pangkalan resmi mengklaim stok kosong, tabung gas "Melon" tersebut justru ditengarai banyak beredar di pasar gelap dengan harga yang melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Indra menilai hal ini merupakan bukti otentik bahwa pendistribusian gas subsidi telah melenceng dari sasaran dan tidak berjalan di jalur yang sehat.

Poin-Poin Tuntutan GMH:

• Audit Distribusi: Meminta Pemkab melakukan audit menyeluruh terhadap alur distribusi dari agen hingga pangkalan.

• Tindakan Tegas: Mendesak sanksi bagi oknum atau pangkalan yang terbukti melakukan penimbunan atau menjual ke pasar gelap.

• Solusi Konkret: Menuntut langkah darurat (seperti Operasi Pasar) untuk menstabilkan stok dan harga di masyarakat.

Menanti Langkah Nyata Pemkab

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mengatasi krisis ini. Sikap diam otoritas terkait dikhawatirkan akan memperpanjang masa sulit masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya pada bahan bakar bersubsidi tersebut.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari pemerintah: apakah aspirasi dan gugatan ini akan direspons dengan solusi, atau sekadar menjadi catatan tak tertangani.


Reporter: Sanusi

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Diduga Alih Fungsi Jadi Dapur Pribadi, Bangunan Sekolah Berdana APBN di Sakra Barat Diprotes Forum Pemuda

MEDIA EKSPRESI- 12.14.00 0
Diduga Alih Fungsi Jadi Dapur Pribadi, Bangunan Sekolah Berdana APBN di Sakra Barat Diprotes Forum Pemuda
LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id – Forum Pemuda Lombok Timur menggelar aksi dengar pendapat (hearing) resmi di Ruang Rapat Komisi 2 Gedung DPRD Kabupaten Lombok…

Most Popular

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00
Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

19.17.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00
Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

19.17.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi