Perkuat Sinergi, Pemerintah Kecamatan Banyusari Gelar Rapat Evaluasi Konvergensi Stunting dan Capaian Kinerja Gizi 2026
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Dalam upaya akselerasi penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Karawang, Pemerintah Kecamatan Banyusari menggelar Rapat Kerja Evaluasi Konvergensi Stunting dan Capaian Kinerja Gizi (CKG). Pertemuan strategis ini berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Gempol pada Senin (13/04/2026).
Rapat evaluasi tahun 2026 ini menitikberatkan pada penguatan intervensi spesifik dan sensitif, ketepatan data sasaran, serta kepatuhan terhadap timeline perencanaan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Selain itu, integrasi data melalui aplikasi e-HDW (Electronic Human Development Worker) menjadi poin krusial dalam memantau lima paket layanan dasar di tingkat desa.
Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Banyusari, Ibu Tri Warakanti, beserta jajaran, Kepala UPTD Puskesmas Gempol, Kepala UPTD Puskesmas Cicinde Utara, Kepala KUA Banyusari, Ketua IKD Banyusari bersama para Kepala Desa, Kepala SMAN dan SMKN 1 Banyusari, serta perwakilan Kepala SPPG Banyusari.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen kolektif dalam mengoptimalkan peran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait demi mencapai target penurunan stunting yang signifikan.
Penekanan pada Akurasi Data dan Pembentukan Satgas
Dalam sambutannya, Camat Banyusari, Ibu Tri Warakanti, menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada validitas data di lapangan.
"Masalah stunting harus didukung dengan data yang akurat untuk pengambilan keputusan yang tepat. Dengan demikian, diharapkan penurunan stunting dapat dilakukan secara efektif melalui optimalisasi peran seluruh OPD," tegas Tri Warakanti.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penurunan Stunting tingkat kecamatan. Satgas ini diproyeksikan untuk melengkapi kebutuhan data, melakukan evaluasi berkala, serta memastikan pemberian gizi masyarakat terpenuhi secara optimal.
Perbaikan Sistem Pelaporan
Selain koordinasi lapangan, perbaikan sistem pelaporan menjadi agenda utama. Sistem yang terintegrasi diharapkan mampu mengakomodir target pemenuhan gizi yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kami menargetkan penurunan stunting di tahun 2026 dapat dilaksanakan dengan baik dan tertib. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama lintas sektor, kita optimistis kualitas hidup masyarakat Banyusari akan meningkat," tambahnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama untuk menjalankan mekanisme evaluasi yang lebih ketat demi mencapai efisiensi kerja dalam mewujudkan Banyusari bebas stunting.
Reporter: Rochman
.jpg)
Posting Komentar