Sinergi Pembinaan, Rutan Pemalang dan Fakultas Dakwah UIN Saizu Teken Perjanjian Kerja Sama
PEMALANG, MediaEkspresi.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) yang berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Pemalang pada Selasa (03/03/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Pemalang, Nur Febrianto, beserta jajaran pejabat struktural. Sementara itu, pihak Fakultas Dakwah UIN Saizu diwakili oleh Wakil Dekan, Dr. Nawawi, yang hadir bersama rombongan akademisi.
Perkuat Tri Dharma dan Pembinaan WBP
Kerja sama ini merupakan wujud komitmen kedua instansi dalam meningkatkan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup kesepakatan ini mencakup beberapa poin krusial, di antaranya:
• Pengembangan Pendidikan: Implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
• Kolaborasi Ilmiah: Pelaksanaan penelitian bersama serta peningkatan kualitas karya ilmiah.
• Peningkatan Kapasitas: Penyelenggaraan seminar, workshop, dan studi komparatif.
• Pembinaan Kerohanian: Pendampingan kegiatan mahasiswa serta penyuluhan agama Islam bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Pemalang, Nur Febrianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi ini adalah langkah nyata untuk memperkuat program pembinaan kepribadian di dalam Rutan.
"Kami berharap kerja sama ini mampu menghadirkan pembinaan yang lebih humanis, terarah, dan berbasis keilmuan. Kolaborasi akademik ini sangat penting untuk memberikan bekal spiritual dan mental yang kuat bagi para warga binaan," ujar Nur Febrianto.
Langkah Strategis Akademisi
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan Fakultas Dakwah UIN Saizu, Dr. Nawawi, menyebutkan bahwa lingkungan pemasyarakatan merupakan laboratorium sosial yang penting bagi implementasi ilmu dakwah dan sosial.
"Ini adalah langkah strategis untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara nyata. Kehadiran dosen dan mahasiswa di sini diharapkan memberi kontribusi positif, baik melalui penelitian maupun pendampingan spiritual langsung kepada masyarakat," jelas Dr. Nawawi.
Acara penandatanganan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. Momentum ini menjadi simbol dimulainya sinergi berkelanjutan antara dunia birokrasi pemasyarakatan dan institusi pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang lebih baik.
Reporter: Ragil
.jpg)

Posting Komentar