Pererat Solidaritas, Ratusan Insan Pers Bekasi, Karawang, dan Purwakarta Gelar Silaturahmi Akbar 2026
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi penguatan soliditas jurnalis di wilayah Jawa Barat VII. Sebanyak lebih dari 500 insan pers dari Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta berkumpul dalam acara Silaturahmi Akbar yang digelar di Aula Husni Hamid, Karawang, Rabu (11/03/2026).
Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB ini dihadiri oleh 30 ketua organisasi pers serta perwakilan wartawan dari berbagai media. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar pelaksana fungsi kontrol sosial, pemerintah, dan elemen lembaga lainnya.
Kehadiran Sosok Ikonik "Hedot" Lembergar
Salah satu momen menarik dalam acara tersebut adalah kehadiran Hedot, karakter komedi situasi ikonik dari rubrik Lembergar yang populer di Surat Kabar Pos. Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan karikatur, Hedot membuktikan dedikasinya dengan tetap berkarya menggunakan spidol secara manual.
Sebagai bentuk apresiasi, Hedot menyerahkan dua karya karikatur orisinal. Karya pertama menggambarkan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang digotong oleh wartawan, diserahkan melalui CEO Media Lintas Karawang, Mr. Kim. Karya kedua bertemakan anggota DPR RI, H. Jalal Abdul Nasir, memeluk bola dunia bertuliskan "Pers", yang diserahkan melalui Ketua Panitia sekaligus CEO Mitranews.net, Doni Ardon.
"Alhamdulillah, Bung Hedot masih sehat dan hadir di tengah-tengah kita. Kehadirannya menjadi pengingat akan sejarah dan dedikasi dalam dunia pers," ujar Doni Ardon dalam sambutannya.
Komitmen Melawan Kriminalisasi Pers
Dalam kesempatan yang sama, CEO Media Lintas Karawang, Mr. Kim, menegaskan bahwa kehadiran ratusan jurnalis ini adalah bukti nyata kekompakan insan pers di tiga wilayah tersebut. Ia menyerukan semangat pembelaan bersama jika ada wartawan yang mengalami intimidasi saat bertugas.
"Hari ini kita buktikan bahwa pers di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta solid. Jika ada insan pers yang dikriminalisasi atau mendapat perlakuan tidak baik saat bertugas, maka seluruh insan pers wajib membela," tegas Mr. Kim yang disambut gemuruh yel-yel "Salam Satu Pena! Solid!" oleh para hadirin.
Mendorong Profesionalisme melalui Sertifikasi
Selain aspek solidaritas, isu profesionalisme juga menjadi sorotan utama. Tokoh pers Bekasi sekaligus CEO media, Irwan Awaluddin, menekankan pentingnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk memperoleh Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Pers memang harus profesional. Sertifikasi ini adalah jawaban atas stigma negatif atau antipati pihak tertentu terhadap keberadaan pers. Ini adalah benteng bagi wartawan saat melakukan investigasi di lapangan sekaligus meningkatkan kapabilitas dan integritas profesi," jelas Irwan.
Dukungan Lintas Organisasi
Acara ini mendapat dukungan penuh dari puluhan organisasi pers besar, di antaranya SMSI Bekasi dan Karawang, PWI Bekasi Raya, AWI, FWJ Indonesia, ASWIN, PWRI, AWDI, Pewarta Indonesia, FSWP, KOJAS, Asosiasi Keluarga Pers Indonesia, PPRI, IJ, KO-WAPPI, AJIB, APPI, IWO, KWRI, PPWI, Ikatan Jurnalis Purwakarta, GON, JMPN, AWPI, IJP, dan MIO Indonesia.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan Paduan Suara Candra Gemilang SMAN 5 Karawang, pembacaan selawat, hingga tausiyah agama oleh Sekretaris Umum MUI Karawang, Yayan Sopiyan, S.Ag. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan pembagian paket bingkisan lebaran bagi 500 pewarta yang hadir.
Acara berakhir dengan aman dan tertib pada pukul 19.00 WIB, menyisakan semangat kemitraan yang kuat antara pers dan seluruh pemangku kepentingan.
Reporter: NK
.jpg)
Posting Komentar