Edukasi Finansial Gen Z: Pegadaian Sosialisasi Aplikasi Tring di SMKN 1 Banyusari Karawang
KARAWANG, MediaEkspresi.id – PT Pegadaian terus berkomitmen memperluas literasi keuangan digital bagi generasi muda. Melalui kolaborasi antara tim B2B Area Pegadaian Cirebon dan Pegadaian Cilamaya, sosialisasi aplikasi Tring by Pegadaian sukses digelar di SMKN 1 Banyusari pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan untuk memperkenalkan investasi emas digital sebagai instrumen yang aman, praktis, dan relevan bagi siswa SMK (Gen Z).
Investasi Terjangkau Mulai Rp10 Ribu
Manager Pegadaian Cilamaya, Sri Indra, menjelaskan bahwa aplikasi Tring hadir sebagai super app yang memudahkan masyarakat, termasuk pelajar, untuk menabung emas. Salah satu keunggulan utamanya adalah ambang batas investasi yang sangat rendah, yakni mulai dari 0,01 gram atau setara dengan Rp10.000.
"Tring memungkinkan siswa untuk mengubah sisa uang jajan menjadi aset berharga. Aplikasinya praktis, bisa dipantau real-time lewat smartphone, dan yang terpenting, diawasi langsung oleh OJK," ujar perwakilan tim Pegadaian.
Beberapa fitur unggulan Tring yang diperkenalkan kepada para siswa meliputi:
• Beli & Jual Digital: Transaksi emas tanpa harus datang ke outlet.
• Cetak Emas Fisik: Saldo digital dapat dicetak menjadi emas batangan melalui outlet maupun ATM Emas Pegadaian.
• Gadai Emas: Solusi dana darurat jika sewaktu-waktu dibutuhkan tanpa kehilangan kepemilikan emas.
• Keamanan Terjamin: Emas fisik tersimpan 100% di vault (khasanah) Pegadaian.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMKN 1 Banyusari, Kardiyah, S.Pd., menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, edukasi keuangan sejak dini sangat krusial agar siswa memiliki kemandirian finansial dan kebiasaan menabung yang terencana.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian Indonesia. Dengan adanya sosialisasi ini, anak didik kami mendapatkan akses langsung terhadap investasi digital yang aman. Kemudahan menabung mulai dari Rp10 ribu sangat membantu siswa dalam membangun kebiasaan positif sejak dini," jelas Kardiyah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMKN 1 Banyusari tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga cerdas dalam mengelola aset digital untuk masa depan mereka.
Reporter: Rochman
.jpg)

Posting Komentar