Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ekonomi Martabak Mini Jadi Primadona Takjil di Pemalang: Modal Kecil, Untung Melimpah
Ekonomi

Martabak Mini Jadi Primadona Takjil di Pemalang: Modal Kecil, Untung Melimpah

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
12 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


PEMALANG, MediaEkspresi.id
– Memasuki bulan suci Ramadan, berburu takjil telah menjadi tradisi yang tak terpisahkan bagi masyarakat Indonesia. Di tengah beragamnya pilihan kudapan berbuka, Martabak Mini muncul sebagai salah satu jajanan yang paling dicari warga di Kabupaten Pemalang.

Rasanya yang manis, tekstur yang empuk, serta pilihan topping yang variatif membuat martabak mini tidak hanya digemari anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Terlebih, harganya yang sangat terjangkau menjadikannya peluang bisnis musiman dengan potensi keuntungan yang menggiurkan meskipun dimulai dengan modal yang relatif kecil.

Strategi Bisnis di Balik Gerobak Kecil

Saiful (45), seorang pedagang martabak mini yang telah menekuni usaha ini selama tujuh tahun, membagikan kisahnya. Pria yang sebelumnya merupakan pedagang martabak besar di Jakarta ini memilih banting setir ke porsi mini karena fleksibilitasnya.

"Hanya bermodalkan gerobak kecil atau sepeda motor, makanan ini bisa dipasarkan di berbagai cuaca dan lokasi, mulai dari area sekolah hingga perumahan. Apalagi pada momen Ramadan seperti ini, permintaannya melonjak tajam," ujar Saiful saat ditemui di lapaknya yang berlokasi di pertigaan Jalan Tambora, Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang, Kamis (12/3).

Tiga Alasan Martabak Mini Tak Pernah Sepi

Menurut Saiful, ada tiga faktor utama yang membuat bisnis martabak mini tetap eksis dan kompetitif:

1. Harga Sangat Terjangkau: Dengan harga berkisar antara Rp2.500 hingga Rp5.000 per butir, jajanan ini sangat ramah di kantong pelajar yang memiliki uang saku terbatas.

2. Variasi Rasa: Pilihan topping seperti cokelat meses, keju, kacang, kismis, hingga susu kental manis memberikan sensasi rasa yang beragam sehingga pembeli tidak merasa bosan.

3. Efisiensi Produksi: Resepnya sederhana dan peralatan cetakannya memungkinkan pedagang memproduksi 7 hingga 12 buah martabak sekaligus dalam satu waktu.

Omzet Meningkat Selama Ramadan

Keberkahan bulan Ramadan sangat dirasakan oleh Saiful. Meski hanya berjualan dalam durasi singkat menjelang berbuka, volume penjualannya meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

"Alhamdulillah, sejak awal puasa saya buka dari jam 16.00 hingga 19.00 WIB. Dalam kurun waktu itu, saya bisa menghabiskan 6 sampai 7 kilogram tepung terigu. Bahkan jika berjualan di pasar, stok bisa habis hingga 10 kilogram," pungkasnya dengan nada syukur.

Fenomena ini membuktikan bahwa usaha martabak mini bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja—baik ibu rumah tangga, pelajar, maupun karyawan—yang ingin mencari penghasilan tambahan dengan risiko yang terukur namun hasil yang menjanjikan.


Reporter: Ragil

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Diduga Tarik Pungutan Meja-Kursi, Komisi IV DPRD Karawang Tegaskan Pendidikan Dasar Tanggung Jawab Pemerintah

MEDIA EKSPRESI- 20.05.00 0
Diduga Tarik Pungutan Meja-Kursi, Komisi IV DPRD Karawang Tegaskan Pendidikan Dasar Tanggung Jawab Pemerintah
Foto: Depan Gedung Sekolah SMP Negeri 3 Telagasari KARAWANG, MediaEkspresi.id — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Drs. H. Asep Junaedi, M.Pd., menegask…

Most Popular

SDN Lenggahsari 01 Bekasi Dibobol Maling, Fasilitas Belajar Senilai Rp40 Juta Raib

SDN Lenggahsari 01 Bekasi Dibobol Maling, Fasilitas Belajar Senilai Rp40 Juta Raib

12.22.00
LBH Maskar Indonesia Tuntut Sanksi Tegas Terhadap Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari: "Pelayanan Publik Jangan Dikorbankan Demi Kegiatan Pribadi!"

LBH Maskar Indonesia Tuntut Sanksi Tegas Terhadap Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari: "Pelayanan Publik Jangan Dikorbankan Demi Kegiatan Pribadi!"

13.57.00
BNN Raih Kategori 'Sangat Baik' dalam Evaluasi Rehabilitasi Berkelanjutan Semester I 2026

BNN Raih Kategori 'Sangat Baik' dalam Evaluasi Rehabilitasi Berkelanjutan Semester I 2026

13.36.00

Recent Comments

Viral Sepekan

SDN Lenggahsari 01 Bekasi Dibobol Maling, Fasilitas Belajar Senilai Rp40 Juta Raib

SDN Lenggahsari 01 Bekasi Dibobol Maling, Fasilitas Belajar Senilai Rp40 Juta Raib

12.22.00
LBH Maskar Indonesia Tuntut Sanksi Tegas Terhadap Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari: "Pelayanan Publik Jangan Dikorbankan Demi Kegiatan Pribadi!"

LBH Maskar Indonesia Tuntut Sanksi Tegas Terhadap Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari: "Pelayanan Publik Jangan Dikorbankan Demi Kegiatan Pribadi!"

13.57.00
BNN Raih Kategori 'Sangat Baik' dalam Evaluasi Rehabilitasi Berkelanjutan Semester I 2026

BNN Raih Kategori 'Sangat Baik' dalam Evaluasi Rehabilitasi Berkelanjutan Semester I 2026

13.36.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi