Waspada Radikalisme Digital Sasar Anak, Ulama dan Polri Perkuat 'Cooling System' di Lempuing
OKI, MediaEkspresi.id – Ancaman penyebaran paham radikalisme kini telah bertransformasi ke ruang digital dan mulai menyasar generasi muda secara masif. Merespons fenomena tersebut, para tokoh agama di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), bersama jamaah Majelis Al-Amin menggelar pengajian rutin di Desa Bumi Arjo Makmur, Rabu (18/2) sore.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Cooling System yang difasilitasi oleh Dit Intelkam Polda Sumsel. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Ancaman Migrasi Terorisme ke Ruang Digital
Ustadz Arif, Ketua Yayasan Pendidikan Islam (TPI) Dar Ly sekaligus Pimpinan Majelis Nurul Amin, menekankan pentingnya pendekatan dialogis antara ulama dan masyarakat. Menurutnya, literasi digital kini menjadi benteng utama bagi keluarga.
"Sepanjang tahun 2025 lalu, kita melihat adanya tren migrasi aktivitas terorisme ke ruang digital. Laporan menunjukkan adanya peningkatan rekrutmen yang menyasar anak-anak dan pelajar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ungkap Ustadz Arif di hadapan jamaah.
Ia menambahkan bahwa anak-anak yang berada dalam fase perkembangan sangat rentan terhadap narasi ekstrem yang dikemas secara persuasif. Tanpa pendampingan orang tua dan pemahaman agama yang moderat, platform digital bisa menjadi pintu masuk paham radikal yang berbahaya.
Sinergi Menjelang Ramadan
Senada dengan hal tersebut, KH Purnomo Sidik dari Ponpes Yasinda, Desa Tugu Jaya, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dengan aparat keamanan. Ia menegaskan bahwa tugas menangkal ekstremisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.
"Keluarga dan institusi pendidikan seperti pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini. Kita ingin memastikan wilayah Sumsel tetap damai, aman, dan kondusif, terutama saat kita menyambut Ramadan nanti," ujar KH Purnomo.
Komitmen Cooling System
Program Cooling System yang diinisiasi oleh Dit Intelkam Polda Sumsel ini diharapkan mampu mendinginkan suasana di akar rumput melalui edukasi yang tepat. Dengan menggandeng tokoh agama dan masyarakat (toga/tomas), diharapkan infiltrasi paham radikal melalui media sosial dapat ditekan secara signifikan.
Kegiatan pengajian ini ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian Indonesia dan komitmen warga Desa Bumi Arjo Makmur untuk aktif memantau aktivitas digital anak-anak mereka.
Reporter: S.Nasution

Posting Komentar