Pastikan Siswa Kembali Belajar, TNI Percepat Pemulihan SDN Tukka Pascabanjir dan Longsor
TAPANULI TENGAH, mediaekspresi.id – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan terus memacu percepatan perbaikan fasilitas pendidikan di SDN 152981 dan SDN 152982 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Langkah ini diambil guna memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat kembali normal setelah sekolah tersebut terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Bertempat di Jalan Humala Tambunan, Kelurahan Tukka, personel gabungan TNI bahu-membahu melakukan pembersihan total dan perbaikan infrastruktur sekolah pada Kamis (22/1/2026).
Sinergi Lintas Satuan
Aksi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi solid antara berbagai unsur, di antaranya:
• Babinsa Kodim 0211/TT
• Personel Yonif 125/SMB
• Yonif 122/TS
• Yon Arhanud 11/WBY
• PT Nindya Karya (Danantara) yang mengerahkan pekerja serta operator alat berat.
Progres Mencapai 90 Persen
Hingga saat ini, progres pengerjaan di lapangan dilaporkan telah mencapai angka 80 hingga 90 persen. Beberapa titik krusial yang menjadi sasaran utama perbaikan meliputi:
• Drainase: Pengangkatan material tanah dan lumpur pada parit depan sekolah untuk mencegah banjir susulan.
• Fasilitas Belajar: Pembersihan ruang perpustakaan serta pengecatan ulang kursi, meja, dan dinding kelas yang kusam akibat material bencana.
• Infrastruktur: Perbaikan plafon atap, penggantian kaca jendela ruang guru, serta pembersihan halaman samping SDN 1B menggunakan alat berat excavator.
• Area PAUD: Pengecatan atap dan perbaikan plafon ruang PAUD yang kini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Komitmen TNI terhadap Pendidikan
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa pemulihan fasilitas pendidikan merupakan prioritas utama dalam operasi tanggap bencana ini.
"Upaya ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap dunia pendidikan. Melalui sinergi ini, pemulihan fasilitas sekolah kami percepat agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. Target kami adalah anak-anak bisa belajar kembali dengan rasa aman dan nyaman," ujar Kapendam.
Meski beberapa bagian kecil masih dalam tahap finishing, sebagian besar ruang kelas saat ini sudah dinyatakan layak dan mulai digunakan kembali oleh para siswa dan guru.
• Red


Posting Komentar