Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Karawang Lumbung Pangan, Petani Cilamaya Kulon Keluhkan Harga Gabah yang Rendah
Headline

Karawang Lumbung Pangan, Petani Cilamaya Kulon Keluhkan Harga Gabah yang Rendah

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
28 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

KARAWANG, mediaekspresi.id
– Sejumlah petani di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, mengeluhkan fluktuasi harga gabah yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan produsen pangan. Meski Karawang menyandang status sebagai lumbung pangan nasional, harga di tingkat petani saat ini dianggap masih jauh dari harapan.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (28/1), harga gabah standar di tingkat petani tertahan di angka Rp6.000 per kilogram. Para petani menilai harga tersebut belum ideal jika dibandingkan dengan biaya operasional yang terus meningkat.

Kesenjangan Harga dan Peran Bulog

Menurut salah satu petani setempat O (inisial), terdapat selisih harga yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan skema penyerapan ideal. Jika penyerapan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) berjalan optimal dan merata, harga gabah diharapkan mampu menyentuh angka Rp6.500 per kilogram.

"Kami berharap ada harga yang lebih memihak kepada petani. Mengingat Karawang adalah lumbung pangan nasional, sangat ironis jika petani justru diberi harga yang kurang menguntungkan," ujar salah satu petani di Desa Bayur Kidul saat ditemui, Rabu (28/1).

Tantangan Logistik di Lapangan

Dalam praktiknya, proses transaksi gabah seringkali dilakukan secara langsung di lokasi rumah petani. Meski metode ini memudahkan dari sisi logistik karena petani tidak perlu menanggung biaya angkut tambahan, namun harga yang dipatok pembeli seringkali berada di bawah ekspektasi keuntungan maksimal.

Kondisi ini memicu harapan besar agar pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, segera melakukan intervensi nyata. Petani mendesak adanya:

• Standardisasi harga yang lebih tegas di tingkat lapangan.

• Optimalisasi peran Bulog dalam menyerap hasil panen secara langsung.

• Pengawasan rantai distribusi agar marjin keuntungan tidak hanya dinikmati oleh tengkulak atau pasar.

Menjaga Ketahanan Pangan

Hingga berita ini diturunkan, para petani di wilayah Cilamaya Kulon berharap adanya peninjauan kembali terhadap kebijakan harga gabah di lapangan. Hal ini dinilai krusial guna menjaga motivasi petani dalam memproduksi padi, sekaligus memperkuat status Karawang sebagai penyangga ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

• Red

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

LSM dan Ormas di NTB Tegaskan Fungsi Kontrol Sosial Terhadap Kebijakan Negara

MEDIA EKSPRESI- 16.24.00 0
LSM dan Ormas di NTB Tegaskan Fungsi Kontrol Sosial Terhadap Kebijakan Negara
LOMBOK TENGAH, MediaEkspresi.id – Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan perny…

Most Popular

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

16.39.00
Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

16.00.00
Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

18.34.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

16.39.00
Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

16.00.00
Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

18.34.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi