Kali Ciherang Meluap, Ratusan Rumah di Cabangbungin Bekasi Terendam Banjir Hingga 1 Meter
BEKASI, mediaekspresi.id – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Jumat lalu mengakibatkan ratusan rumah di Kampung Cangkring, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, terendam banjir. Luapan Kali Ciherang yang tak lagi mampu menampung debit air menjadi penyebab utama banjir kian meluas hingga ke pemukiman warga pada Rabu (28/1/2026).
Ketinggian Air Mencapai 1 Meter
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air yang merendam rumah warga cukup bervariasi. Mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai dada orang dewasa.
"Air masuk ke dalam rumah warga rata-rata 30 hingga 50 sentimeter. Namun, di beberapa titik yang lokasinya lebih rendah, ketinggian air ada yang mencapai 110 sentimeter," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Ketua RT setempat, Udin, mengonfirmasi bahwa kondisi ini telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Menurutnya, meski hujan sempat reda, debit air justru terus merangkak naik akibat kiriman luapan dari Kali Ciherang.
"Tiga hari ini memang hujan deras sekali. Ditambah luapan Kali Ciherang yang meluap sampai ke rumah warga, termasuk rumah saya sendiri. Karena air terus naik meski sedang tidak hujan, banyak warga yang akhirnya memilih mendirikan tenda darurat di atas tanggul Kali Ciherang untuk mengungsi," jelas Udin.
Harapkan Bantuan Logistik dan Tenda
Meski Pemerintah Desa (Pemdes) Jayalaksana dinilai telah bergerak sigap dalam memberikan bantuan awal, warga berharap ada perhatian lebih dari instansi terkait di tingkat Kabupaten maupun Muspika Kecamatan Cabangbungin.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kebutuhan akan bantuan logistik dan pemantauan kesehatan sangat mendesak saat ini.
"Alhamdulillah, Pemdes Jayalaksana sudah sigap membantu. Tapi kami sangat berharap pemerintah daerah dan Muspika bisa segera turun ke lokasi untuk melihat kondisi langsung. Kami butuh perhatian lebih, terutama untuk warga yang bertahan di pengungsian darurat," ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga di sekitar lokasi banjir dan pengungsian, sembari berharap cuaca membaik dan debit air Kali Ciherang segera menyusut.
Reporter: Roan
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar