Komitmen Zero HALINAR, Lapas Kelas I Cipinang Gelar Tes Urine Massal Jelang HBP Ke-62
JAKARTA, MediaEkspresi.id – Menjelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang semakin memperketat pengawasan internal. Sebagai langkah konkret menjaga integritas, Lapas Cipinang menggelar tes urine massal bagi jajaran pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (7/4).
Langkah preventif ini merupakan bagian dari akselerasi upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari praktik HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Transparansi dan Sinergi dengan BNN
Kegiatan yang berlangsung di area Lapas ini diikuti oleh 131 pegawai dan lebih dari 300 Warga Binaan. Guna menjamin objektivitas dan kredibilitas hasil, pihak Lapas menggandeng tim dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan, melainkan bentuk refleksi mendalam terhadap fungsi pemasyarakatan.
"Peringatan HBP harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran. Tes urine ini adalah komitmen nyata kami memastikan Lapas Cipinang benar-benar bersih dari narkoba dan praktik HALINAR. Pencegahan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan tanpa kompromi," tegas Wachid.
Ia menambahkan bahwa stabilitas keamanan dan kepercayaan publik hanya dapat diraih jika fondasi integritas pegawai serta pengawasan warga binaan berjalan beriringan.
Hasil Pemeriksaan: Seluruh Pegawai Negatif
Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari sistem pengawasan internal berkelanjutan. Hasilnya, seluruh pegawai yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari zat terlarang.
“Tes urine ini adalah langkah preventif untuk memastikan jajaran kami tetap profesional. Integritas aparatur adalah kunci utama dalam membangun sistem pemasyarakatan yang bersih dan terpercaya,” jelas Lis.
Senada dengan hal tersebut, Yuniarti, salah satu pegawai yang mengikuti pemeriksaan, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan ini. Menurutnya, tes urine merupakan bentuk tanggung jawab moral setiap petugas terhadap institusi.
Menuju Pelayanan PRIMA
Pelaksanaan tes urine massal ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pemberantasan narkoba dan penguatan tata kelola berbasis nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
Dengan hasil yang bersih, Lapas Kelas I Cipinang optimis dapat menyongsong Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dengan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga muruah hukum di Indonesia.
Reporter: Ragil
.jpg)

Posting Komentar