IKAWI LSM GMBI Audiensi dengan KemenPPA, Dorong Penguatan Deteksi Dini Kekerasan Perempuan dan Anak
JAKARTA, MediaEkspresi.id – Departemen Sosial dan Budaya Ikatan Wanita (IKAWI) LSM GMBI melakukan audiensi strategis dengan jajaran Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA). Pertemuan yang berlangsung di Kantor KemenPPA, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026), ini difokuskan pada penguatan strategi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di tingkat nasional.
Delegasi IKAWI LSM GMBI dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Marheni, S.E.I., dari Departemen Sosial dan Budaya. Di bawah kepemimpinan Friska Hanakin, organisasi ini dikenal konsisten melakukan kerja-kerja advokasi serta pendampingan langsung bagi anak-anak korban pelecehan seksual di lapangan.
Dalam keterangan pers yang disampaikan di Tangerang, Marheni menjelaskan bahwa langkah audiensi ini didorong oleh urgensi pergeseran paradigma penanganan kekerasan. Menurutnya, upaya penanganan pascakasus saat ini tidak lagi memadai untuk memutus mata rantai persoalan struktural tersebut.
"Berangkat dari kerja advokasi langsung terhadap anak korban, kami melihat bahwa penanganan saja tidak cukup. Pencegahan harus jadi prioritas. Karena itu, kami menginisiasi audiensi ke Deputi Kesetaraan Gender untuk membahas program dan kebijakan yang bisa mencegah terjadinya kasus baru," ujar Marheni.
Berdasarkan pengalaman empiris IKAWI LSM GMBI saat melakukan pendampingan terhadap korban di masyarakat, terdapat tiga faktor krusial yang dinilai menjadi pemicu berulangnya kasus kekerasan seksual, yakni:
• Minimnya edukasi terkait pencegahan kekerasan seksual di tengah masyarakat.
• Belum tersedianya ruang aman yang memadai bagi perempuan dan anak.
• Lemahnya sistem deteksi dini di tingkat komunitas terkecil.
Melalui sinergi ini, IKAWI LSM GMBI berharap KemenPPA dapat mengintegrasikan temuan lapangan tersebut ke dalam kebijakan nasional. Fokus utama dari usulan ini adalah pembangunan sistem deteksi dini dan masifnya edukasi preventif sebagai upaya konkret dalam mencegah lahirnya korban-korban baru di masa depan.
Reporter: Muhamad Jajang
.jpg)

Posting Komentar