Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, Wakaf, dan Harta Keagamaan Lainnya (Ziwah). Langkah ini diperkuat melalui sinergi antara dunia usaha dengan lembaga resmi daerah.
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., menghadiri langsung kegiatan Sosialisasi Zakat Perusahaan sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Bara Energi Lestari (BEL) dan Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya terkait pengelolaan Ziwah di lingkungan perusahaan tersebut.
Acara yang diinisiasi oleh Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya ini berlangsung di Anjungan Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, perwakilan perusahaan se-Kabupaten Nagan Raya, serta tamu undangan lainnya.
Urgensi Pengelolaan Zakat yang Profesional
Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya yang akrab disapa TRK menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT Bara Energi Lestari dan Baitul Mal atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, Aceh telah memiliki regulasi khusus yang mengatur tata kelola zakat melalui qanun tentang Baitul Mal.
“Zakat perlu dihimpun dan dikelola melalui lembaga yang telah ditetapkan agar pelaksanaannya berjalan secara tertib, profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar Bupati TRK.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Nagan Raya memiliki potensi zakat yang sangat besar, khususnya di sektor dunia usaha. Seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi daerah, tanggung jawab sosial melalui instrumen zakat dan infak juga semakin besar karena di dalamnya terdapat hak-hak masyarakat yang membutuhkan.
Atas nama pemerintah daerah, Bupati TRK mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan serta Bank Aceh yang selama ini konsisten mendukung pengelolaan zakat melalui Baitul Mal. Ia juga mengajak perusahaan lain yang beroperasi di Nagan Raya untuk mengikuti langkah serupa.
“Saya berharap komitmen ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya untuk turut berpartisipasi dalam penguatan pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya demi kemaslahatan umat dan pembangunan daerah,” harapnya.
Tantangan Penghimpunan dan Respons Dunia Usaha
Di sisi lain, Ketua Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya, Drs. Azhari Idris, melaporkan bahwa pihaknya telah mengundang 65 perusahaan dalam sosialisasi ini, meski belum seluruhnya dapat mengirimkan perwakilan. Namun, ia optimistis penandatanganan kerja sama dengan PT BEL akan menjadi pemantik bagi dunia usaha lainnya.
“Dengan adanya perjanjian kerja sama zakat perusahaan bersama PT BEL ini, kami berharap ke depan akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya. Mudah-mudahan bersama Baitul Mal segala proses dapat dimudahkan,” ungkap Azhari.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Bara Energi Lestari yang diwakili oleh Kepala Teknik Tambang, Rahmad Zahri, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di bawah koordinasi Baitul Mal. Keberadaan UPZ dinilai akan memudahkan karyawan dalam menunaikan kewajiban mereka secara tertib dan transparan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga dapat berperan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat luas bagi mustahik serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rahmad.
Apresiasi Kepada Perusahaan Berkontribusi
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bersama Baitul Mal turut menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai konsisten menyalurkan zakatnya.
Berikut adalah daftar perusahaan yang menerima penghargaan tersebut: PT Socfindo Seunagan, PT Socfindo Seumayam, PT Beurata Subur Persada, PT PLN Nusantara Power dan PT Bank Aceh Syariah
Penghargaan ini diharapkan menjadi simbol penguat kemitraan demi kemaslahatan umat serta mendorong iklim dunia usaha yang lebih peduli terhadap lingkungan sosial di Kabupaten Nagan Raya.
Reporter: Sofyan
.jpg)
Posting Komentar