BMKG Medan Minta Nelayan Waspada Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Perairan Sumut
MEDAN, MediaEkspresi.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sumatra Utara (Sumut). Fenomena alam ini diprediksi berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai Rabu, 17 Juni hingga Jumat, 19 Juni 2026.
Berdasarkan analisis kondisi sinoptik BMKG, pola angin di wilayah perairan Sumatra Utara umumnya bergerak dari arah Tenggara menuju Barat Daya. Kecepatan angin dilaporkan berkisar antara 4 hingga 25 Knot. Pola pergerakan angin yang cukup kencang tersebut memicu peluang terjadinya peningkatan tinggi gelombang laut yang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
Wilayah Terdampak Gelombang Tinggi
BMKG mengategorikan peningkatan tinggi gelombang ini dalam kategori sedang. Adapun wilayah perairan yang berpotensi terdampak meliputi: Perairan Barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia Barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Batu dan Saran Keselamatan bagi Pengguna Jasa Kelautan
Menyikapi kondisi cuaca maritim tersebut, pihak BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi dan saran keselamatan yang ketat bagi para pengguna jasa kelautan yang melintas atau beraktivitas di wilayah-wilayah perairan tersebut, antara lain:
Perahu Nelayan: Diharapkan meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin telah mencapai 15 Knot dan tinggi gelombang menyentuh angka 1,25 meter.
Kapal Tongkang: Berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran apabila kecepatan angin mencapai 16 Knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir serta para nelayan diimbau untuk tetap memperbarui informasi cuaca maritim secara berkala. Langkah antisipasi ini dinilai penting demi menghindari risiko kecelakaan laut selama periode peringatan dini ini berlaku.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)
Posting Komentar