Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Krisis Solar di Muaragembong: Nelayan Terancam Terpuruk dalam Kemiskinan
Ragam

Krisis Solar di Muaragembong: Nelayan Terancam Terpuruk dalam Kemiskinan

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
03 Mei, 2026 1 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

BEKASI, MediaEkspresi.id
– Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Kabupaten Bekasi mulai menunjukkan dampak mengkhawatirkan. Di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, krisis bahan bakar ini mengancam stabilitas ekonomi warga dan berpotensi memperburuk tingkat kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir tersebut.

Bagi mayoritas penduduk yang menggantungkan hidup dari hasil laut, solar adalah denyut nadi perekonomian. Tanpa pasokan yang pasti, ratusan nelayan terpaksa menyandarkan perahu mereka dan kehilangan mata pencaharian harian.

Harga Melambung, Pasokan Menipis

Ketua Koperasi Bendera Usaha Mandiri sekaligus nelayan setempat, Rasim, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan sudah sangat mendesak. Selain barang yang sulit didapat, harga solar di tingkat pengecer kini melonjak tajam melampaui harga normal.

"Keluhan utama nelayan saat ini adalah kelangkaan solar dan harganya yang melambung tinggi," ujar Rasim melalui pesan singkat pada Minggu (3/5/2026).

Rasim menjelaskan, rata-rata satu perahu membutuhkan sedikitnya 30 hingga 40 liter solar untuk sekali melaut. Secara keseluruhan, kebutuhan bahan bakar untuk komunitas nelayan di wilayahnya mencapai angka yang cukup besar.

"Di tempat kami, kebutuhan solar per hari bisa mencapai 3.000 liter. Jika pasokan tersendat, bisa dibayangkan berapa banyak nelayan yang tidak bisa bekerja," tambahnya.

Desakan Kepada Pemerintah

Krisis ini menciptakan efek domino bagi kesejahteraan masyarakat Pantai Bahagia. Rasim menekankan bahwa solar bukan sekadar komoditas, melainkan alat produksi utama bagi nelayan kecil untuk bertahan hidup.

Para nelayan berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun pihak terkait segera turun tangan melakukan intervensi, baik melalui operasi pasar maupun penambahan kuota distribusi BBM bersubsidi khusus nelayan.

"Harapan kami, mohon perhatian dari pemerintah untuk kami nelayan kecil. Kami butuh kepastian pasokan solar agar bisa melaut dengan normal dan mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga," pungkas Rasim.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat nelayan di Muaragembong masih menunggu langkah konkret dari pemerintah agar roda ekonomi di pesisir Bekasi tidak berhenti total.


Reporter: Saimbar

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

1 komentar

  1. Anton03 Mei, 2026

    Benar sekali, kami nelayan kesulitan mendapatkan bbm untuk melaut., sudah beberapa hari ini kami tidak melaut. Keberadaan solar yg ada pun harga nya melambung tinggi.
    Tolong pemerintah bisa memberikan kemudahan akses bbm dengan didirikan SPBUN atau dlm program KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH agar kami dapat mengakses kebutuhan bbm untuk melaut dan mencari nafkah keluarga. Tolong untuk pemerintah agar memperhatikan kami nelayan kecil ini.

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
Tambahkan komentar
Muat yang lain...

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Peringati Hardiknas 2026, Bupati TRK Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Kasih Sayang

MEDIA EKSPRESI- 16.22.00 0
Peringati Hardiknas 2026, Bupati TRK Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Kasih Sayang
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun …

Most Popular

Wartawan Keluhkan Tindakan Represif Oknum Pegawai di Gedung Pemda II Karawang

Wartawan Keluhkan Tindakan Represif Oknum Pegawai di Gedung Pemda II Karawang

16.16.00
LBH Maskar Indonesia Kecam Tindakan Arogan Oknum Pejabat DPMPTSP Karawang terhadap Wartawan: "Segera Mutasi!"

LBH Maskar Indonesia Kecam Tindakan Arogan Oknum Pejabat DPMPTSP Karawang terhadap Wartawan: "Segera Mutasi!"

18.36.00
KPIC Karawang Sabet Juara Umum 3 Nasional: Prestasi Besar di Balik Minimnya Perhatian Pemda

KPIC Karawang Sabet Juara Umum 3 Nasional: Prestasi Besar di Balik Minimnya Perhatian Pemda

13.13.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Wartawan Keluhkan Tindakan Represif Oknum Pegawai di Gedung Pemda II Karawang

Wartawan Keluhkan Tindakan Represif Oknum Pegawai di Gedung Pemda II Karawang

16.16.00
LBH Maskar Indonesia Kecam Tindakan Arogan Oknum Pejabat DPMPTSP Karawang terhadap Wartawan: "Segera Mutasi!"

LBH Maskar Indonesia Kecam Tindakan Arogan Oknum Pejabat DPMPTSP Karawang terhadap Wartawan: "Segera Mutasi!"

18.36.00
KPIC Karawang Sabet Juara Umum 3 Nasional: Prestasi Besar di Balik Minimnya Perhatian Pemda

KPIC Karawang Sabet Juara Umum 3 Nasional: Prestasi Besar di Balik Minimnya Perhatian Pemda

13.13.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi