Dukung Ekonomi Kreatif, UMKM Binaan Pelindo Regional 1 Unjuk Gigi di Medan Coding Competition 2026
MEDAN, MediaEkspresi.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan UMKM binaannya pada bazar Medan Coding Competition 2026. Perhelatan ini berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, pada 8–9 Mei 2026.
Keikutsertaan para pelaku usaha lokal ini merupakan langkah strategis Pelindo untuk menjembatani produk tradisional dengan ekosistem digital yang tengah berkembang pesat di Kota Medan.
Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Kegiatan ini diinisiasi oleh DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Medan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan serta UMSU. Selain kompetisi coding, ajang ini menjadi ruang sinergi melalui:
• Bazar UMKM: Menampilkan produk unggulan kuliner dan kerajinan tangan.
• Talkshow Digital: Edukasi transformasi bisnis bagi pengusaha lokal.
• Pameran Inovasi: Wadah bagi startup dan kreator teknologi.
Mendorong UMKM "Naik Kelas"
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyatakan bahwa keterlibatan ini bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan perusahaan untuk mendorong UMKM agar mampu bersaing secara global.
"Pelindo terus berupaya menghadirkan ruang promosi dan pemberdayaan bagi UMKM. Melalui ajang seperti Medan Coding Competition 2026, kami berharap pelaku usaha binaan kami tidak hanya memperluas jaringan pasar, tetapi juga mampu mengadopsi literasi digital untuk meningkatkan kualitas produk mereka," ujar Fadillah.
Transformasi Digital di Tengah Kearifan Lokal
Produk-produk yang dipamerkan, mulai dari kudapan khas daerah hingga kriya estetik, mendapat perhatian dari para peserta kompetisi yang mayoritas merupakan generasi muda dan penggiat teknologi. Interaksi ini diharapkan membuka peluang kolaborasi antara pelaku industri digital dengan UMKM dalam hal pemasaran daring (e-commerce) maupun manajemen rantai pasok berbasis aplikasi.
Dengan partisipasi aktif ini, Pelindo Regional 1 optimis bahwa integrasi antara sektor kreatif dan teknologi akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Kota Medan sebagai pusat transformasi ekonomi digital di Sumatera Utara.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)

Posting Komentar