Mobil Dinas T 1228 F Terpantau di Kafe, Ini Penjelasan BPKAD dan BNN Karawang
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Penggunaan fasilitas negara kembali menjadi sorotan publik. Sebuah mobil dinas dengan nomor polisi T 1228 F terlihat terparkir di area sebuah kafe di kawasan Galuh Mas, Karawang, pada Sabtu sore (11/04/25). Keberadaan kendaraan pelat merah di lokasi hiburan tersebut memicu pertanyaan warga terkait urgensi dan etika penggunaan aset daerah di luar jam kantor.
Sejumlah warga yang melintas menyayangkan pemandangan tersebut. Menurut mereka, mobil dinas semestinya digunakan secara ketat untuk kepentingan operasional pelayanan publik, bukan untuk keperluan pribadi atau berada di lokasi yang tidak relevan dengan tugas kedinasan.
Penjelasan BPKAD Karawang
Menanggapi polemik tersebut, tim media melakukan konfirmasi ke Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karawang. Perwakilan BPKAD, Sukatmika, membenarkan bahwa kendaraan tersebut merupakan aset pemerintah daerah, namun saat ini statusnya sedang dipinjam pakai oleh instansi lain.
"Ya pak, itu mobil dinas yang sedang dipinjam oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) Karawang. Mengenai keberadaannya di kafe, mungkin saja sedang dalam rangka penyelidikan. Namun, untuk kepastiannya, silakan hubungi pihak BNN," ujar Sukatmika saat dikonfirmasi, Senin (13/04/26).
Respon Pihak BNK/BNN Karawang
Di tempat terpisah, pihak BNN Karawang yang diwakili oleh M. Khoirul Anam mengonfirmasi bahwa unit kendaraan tersebut memang berada di bawah operasional instansinya saat ini. Meski demikian, pihaknya belum bisa memberikan rincian mengenai personel yang menggunakan kendaraan tersebut pada Sabtu sore lalu.
"Betul pak, mobil tersebut sedang dipakai oleh BNN. Namun, siapa yang memakai pada saat Sabtu sore, nanti akan saya tanyakan dan cek terlebih dahulu ke bagian internal," ungkap Khoirul Anam.
Harapan Transparansi Publik
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai agenda spesifik yang dilakukan personel pengguna mobil dinas tersebut di area Galuh Mas.
Masyarakat berharap instansi terkait dapat memberikan klarifikasi yang transparan. Hal ini dinilai penting guna menghindari spekulasi negatif serta memastikan bahwa setiap fasilitas negara digunakan sesuai dengan peruntukannya demi menjaga kepercayaan publik.
Reporter: Gw/Rls
.jpg)
Posting Komentar