Empat Kapal Ikan Hangus Terbakar di PPS Belawan, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
BELAWAN, MediaEkspresi — Sebanyak empat unit kapal penangkap ikan milik Gudang Mitra Laut yang sedang bersandar di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan musnah dilalap si jago merah pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api dengan cepat membesar akibat hembusan angin yang kencang. Situasi diperparah oleh kondisi air laut yang sedang surut, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan pemindahan kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi. Akibatnya, api dengan mudah merembet dan menghanguskan tiga kapal lainnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Sumatera Utara, Zulfahri Siagian, S.E., menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting (hubungan arus pendek) listrik dari salah satu kapal yang tengah melakukan aktivitas bongkar muat.
"Menurut informasi yang kami terima dari nelayan dan pemilik kapal di lokasi, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di salah satu kapal ikan. Total ada empat unit kapal yang hangus terbakar," ujar Zulfahri saat memberikan keterangan.
Kobaran api baru berhasil dipadamkan setelah sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Unit pemadam yang terlibat di antaranya berasal dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional I, dan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodalmar) I.
HNSI Desak Pengadaan Hidran di Kawasan Pelabuhan
Menyikapi musibah ini, DPD HNSI Sumut mendesak pemerintah dan pihak pengelola pelabuhan untuk mengevaluasi sistem mitigasi bencana di kawasan PPS Belawan. Zulfahri menegaskan pentingnya ketersediaan fasilitas pemadam yang memadai di area vital seperti pelabuhan perikanan.
"Kami sangat mengharapkan pemerintah segera menyediakan dan membangun fasilitas hidran di kawasan PPS Belawan. Selain itu, penempatan unit pemadam kebakaran yang bersiaga, baik dari sektor laut maupun darat, sudah sangat mendesak untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang," tegas Zulfahri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian yang dialami pemilik kapal.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)

Posting Komentar