Warga Mekarmaya Resah, Penggalian Pipa Gas Petrogas Gunakan Alat Berat
![]() |
| Alat berat excavator berada dilokasi penggalian pipa gas di Desa Mekarmaya |
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Sejumlah warga Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya wetan, menyatakan kekhawatiran mendalam terkait proyek penggalian pipa gas yang dilakukan diduga oleh PT Petrogas (atau subkontraktor terkait). Keresahan ini dipicu oleh penggunaan alat berat jenis eksavator dalam proses penggalian yang dinilai berisiko tinggi memicu ledakan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas alat berat tersebut berlangsung di area yang seharusnya steril dari tekanan beban berlebih. Seorang warga setempat berinisial P, yang kediamannya berada sangat dekat dengan lokasi proyek, mengungkapkan bahwa prosedur tersebut dinilai menyalahi aturan keselamatan kerja di area jalur pipa gas.
"Kami sangat khawatir dan takut terjadi ledakan. Sepanjang jalur pipa gas ini kan sudah ada larangan tegas bahwa di atasnya tidak boleh ada bangunan atau dilintasi alat berat. Tapi faktanya, di sini justru menggunakan eksavator untuk menggali," ujar P kepada awak media.
Potensi Bahaya di Radius Pemukiman
Kekhawatiran warga didasari oleh papan peringatan yang terpasang di lokasi, yang secara eksplisit melarang adanya aktivitas alat berat guna menghindari tekanan fisik pada pipa gas yang tertanam. Warga berpendapat bahwa penggalian di area sensitif tersebut seharusnya dilakukan secara manual demi menjamin keamanan lingkungan.
Lokasi pengerjaan yang hanya berjarak kurang dari 20 meter dari pemukiman warga menambah urgensi tuntutan mereka. Warga mendesak agar aktivitas penggunaan alat berat segera dihentikan sementara dan tarik alat berat excavator sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat potensi dampak ledakan yang dapat memicu bencana besar di sepanjang jalur pipa.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Petrogas maupun subkontraktor yang bertanggung jawab atas proyek tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penggunaan alat berat di lokasi tersebut.
Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan mengenai prosedur operasional standar (SOP) yang diterapkan dalam proyek tersebut.
Warga berharap pihak terkait segera turun ke lapangan untuk mengevaluasi pengerjaan ini demi memastikan keselamatan jiwa dan material masyarakat Desa Mekarmaya.
• Red
.jpg)
Posting Komentar