Ketua AWPI Purwakarta Soroti Pelayanan PLN: Lamban Tangani Kabel Rusak, Ancam Keselamatan Warga
PURWAKARTA, MediaEkspresi.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Purwakarta mengkritik keras kinerja pelayanan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwakarta. Hal ini dipicu oleh lambannya penanganan kerusakan kabel listrik yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Ketua DPC AWPI Purwakarta, Ramaldi, menyoroti kondisi kabel listrik di Gang Nusa Indah III, RT 04/RW 01, Kelurahan Nagrikaler, Kecamatan Purwakarta. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (18/03/2026), ditemukan kabel sambungan rumah (RS) yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Potensi Bahaya Kebakaran
Ramaldi menjelaskan bahwa kabel listrik tersebut melayani lima rumah dengan kondisi banyak sambungan. Menurutnya, jika PLN tidak segera melakukan perbaikan permanen atau penggantian kabel, risiko fatal sangat mungkin terjadi.
"Kabel listrik yang banyak sambungan dapat memicu panas berlebihan (overheating). Hal ini berpotensi menyebabkan penurunan tegangan (drop voltage), korsleting listrik, hingga yang paling fatal adalah kebakaran pemukiman," ujar Ramaldi kepada awak media.
Kesaksian Warga
Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. DE, salah satu warga terdampak, mengaku hampir kehilangan tempat tinggalnya akibat percikan api yang keluar dari kabel tersebut beberapa waktu lalu.
"Waktu itu sempat korslet sampai mengeluarkan api. Saya sangat was-was, hampir saja rumah saya terbakar kalau tidak cepat diketahui," ungkap DE dengan nada khawatir.
Kritik Terhadap Respon PLN
Ramaldi menilai pihak PLN kurang sigap dan tidak maksimal dalam memberikan pelayanan publik. Ia menyayangkan lambatnya respon teknisi serta minimnya informasi yang jelas kepada pelanggan yang tengah menghadapi situasi darurat.
"Respon yang lambat dan waktu perbaikan yang lama tentu mengecewakan masyarakat. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa atau kerugian materi yang besar baru ada tindakan nyata. Kami mendesak PLN segera mengganti kabel lama tersebut dengan kabel baru yang sesuai standar keamanan," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga dan sorotan dari DPC AWPI Purwakarta tersebut.
Reporter: Aldo
.jpg)

Posting Komentar