Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Setelah Viral: Korban dan Calon Korban Investasi Bodong di Bekasi Kompak Buka Suara
Ragam

Setelah Viral: Korban dan Calon Korban Investasi Bodong di Bekasi Kompak Buka Suara

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
06 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


BEKASI, MediaEkspresi.id
– Gelombang pengakuan dari masyarakat terkait dugaan investasi bodong aplikasi Robot Trading Opalp yang menyeret nama Camat Muaragembong, Dr. Sukarmawan, M.Pd., terus meluas. Setelah pemberitaan ini viral di berbagai media daring, para korban dan saksi kunci kini mulai berani muncul ke publik untuk mengungkap kerugian yang mereka alami.

Dugaan skema investasi ini ditaksir telah merugikan puluhan warga dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah. Modus yang digunakan diduga berupa ajakan personal dengan iming-iming keuntungan yang tidak realistis namun menggiurkan.

Modus Rekrutmen dan Iming-Iming Keuntungan

Berdasarkan keterangan para korban, ajakan investasi yang dilakukan oleh oknum Camat tersebut sangat persuasif. Investor dijanjikan keuntungan sebesar 2 USD per hari hanya dengan melakukan deposit awal sebesar Rp1.800.000.

Status jabatan Sukarmawan sebagai Camat menjadi faktor utama yang membuat masyarakat percaya tanpa menaruh curiga.

"Saya juga termasuk korban dari aplikasi tersebut. Bagaimana tidak percaya, yang mengajak berinvestasi adalah seorang Camat. Kami pikir tidak mungkin seorang pejabat publik akan menjerumuskan warganya," ujar salah satu korban yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (6/3/2026).

Korban tersebut mengaku baru berani berbicara setelah berita ini ramai diperbincangkan. Sebelumnya, rasa sungkan dan kebingungan mengenai prosedur pelaporan menjadi kendala utama bagi para korban untuk bersuara.

Kesaksian Calon Korban

Selain mereka yang telah menyetorkan uang, sejumlah warga yang hampir menjadi korban juga mulai angkat bicara. Melalui pesan singkat, seorang warga mengaku pernah diminta menyetorkan dana yang jauh lebih besar sebagai modal awal.

"Saya sempat diminta deposit sebesar Rp10 juta di awal. Beruntung saat itu saya menolak. Kalau saya ikut, ludes uang saya, padahal saat itu kondisi sedang sulit karena banjir," tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Dampak Sosial dan Tindak Lanjut

Kasus ini telah menciptakan keresahan mendalam di wilayah Muaragembong. Masyarakat kini mendesak adanya transparansi dan tanggung jawab dari pihak terkait, mengingat keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam mempromosikan aplikasi yang diduga ilegal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dr. Sukarmawan belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait gelombang pengakuan baru dari warga tersebut. Kasus ini diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan semakin banyaknya warga yang melaporkan kerugian serupa.

Reporter: Saimbar

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nagan Raya Fasilitasi Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi 15 Warga

MEDIA EKSPRESI- 15.53.00 0
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nagan Raya Fasilitasi Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi 15 Warga
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Menyongsong peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial de…

Most Popular

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian Kelapa Sawit di Darul Makmur Nagan Raya

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian Kelapa Sawit di Darul Makmur Nagan Raya

12.55.00
Disdikbud Karawang Soroti Dugaan Pungutan Gebyar PAUD Banyusari: Jangan Bebani Orang Tua!

Disdikbud Karawang Soroti Dugaan Pungutan Gebyar PAUD Banyusari: Jangan Bebani Orang Tua!

10.12.00
Momen Haru Peresmian Masjid Putih Al-Mustaqim: Wabup Raja Sayang Teteskan Air Mata

Momen Haru Peresmian Masjid Putih Al-Mustaqim: Wabup Raja Sayang Teteskan Air Mata

18.29.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian Kelapa Sawit di Darul Makmur Nagan Raya

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian Kelapa Sawit di Darul Makmur Nagan Raya

12.55.00
Disdikbud Karawang Soroti Dugaan Pungutan Gebyar PAUD Banyusari: Jangan Bebani Orang Tua!

Disdikbud Karawang Soroti Dugaan Pungutan Gebyar PAUD Banyusari: Jangan Bebani Orang Tua!

10.12.00
Momen Haru Peresmian Masjid Putih Al-Mustaqim: Wabup Raja Sayang Teteskan Air Mata

Momen Haru Peresmian Masjid Putih Al-Mustaqim: Wabup Raja Sayang Teteskan Air Mata

18.29.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi