Polri Percepat Pembangunan Jembatan Presisi di Karangharja, Dongkrak Konektivitas Antar wilayah
BEKASI, MediaEkspresi.id – mediaekpresi.id | Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus membuktikan komitmen nyata dalam membuka akses wilayah terisolir melalui program unggulan "Jembatan Presisi". Saat ini, proyek pembangunan jembatan yang berlokasi di Dusun 02, RT 07/RW 03, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, telah memasuki tahap krusial yakni pemasangan besi landasan.
Meskipun sempat menghadapi tantangan alam berupa kendala banjir, tim di lapangan menunjukkan resiliensi yang tinggi. Proyek yang dikerjakan oleh Satuan Brimob bersama unsur terkait ini kini mencatatkan progres signifikan.
Urat Nadi Baru Masyarakat
Jembatan yang memiliki spesifikasi panjang 50 meter dan lebar 2,5 meter ini diproyeksikan menjadi infrastruktur vital. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga, sekaligus menggerakkan roda ekonomi dan mempermudah akses pendidikan di Desa Karangharja.
Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaeri, S.H., yang meninjau langsung proses pembangunan, mengonfirmasi bahwa tahapan pemasangan besi landasan dan pelat lantai telah mencapai target yang direncanakan.
"Progres ini menunjukkan percepatan pekerjaan yang dilakukan secara terukur dan profesional. Kami berupaya semaksimal mungkin agar jembatan ini segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar AKP Iing Suhaeri, Selasa (17/3/2026).
Sinergi dan Gotong Royong
Kesuksesan pembangunan ini diakui sebagai buah dari sinergi yang kuat antara aparat dan warga setempat. Semangat gotong royong tampak jelas di lokasi proyek, di mana warga aktif membantu proses kerja bakti.
"Kami tidak bekerja sendiri. Partisipasi aktif masyarakat dalam membantu kerja bakti di sekitar lokasi menjadi suntikan semangat bagi tim di lapangan," tambah Iing.
Pengalihan Arus Lalu Lintas
Mengingat adanya penggunaan alat berat dalam proses konstruksi, Pemerintah Desa (Pemdes) Karangharja melalui perwakilan Dusun 02, Samsudin, memberikan imbauan terkait akses jalan.
• Wilayah Terdampak: Jalan Kobakceper menuju Kobakrante.
• Status: Tidak dapat dilalui kendaraan roda empat (mobil).
• Waktu: Berlaku mulai hari ini hingga pekerjaan teknis selesai.
"Kepada para ketua RT, RW, dan seluruh perangkat desa, mohon bantuannya untuk menginformasikan kepada pengendara bahwa jalur tersebut saat ini tertutup alat berat. Kami memohon pengertian dan kerja sama dari seluruh pengguna jalan," ungkap Samsudin.
Melalui program Jembatan Presisi, Polri menegaskan perannya yang tidak hanya terbatas pada aspek keamanan (harkamtibmas), tetapi juga agen pembangunan yang aktif mengatasi keterisolasian wilayah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi yang berkelanjutan.
Reporter: Roan
.jpg)
Posting Komentar