Mobil Tangki Minyak Terbakar Usai Seruduk Kontainer, Jalintim Bayung Lencir Lumpuh Total
MUBA, MediaEkspresi.id — Kecelakaan hebat yang melibatkan armada pengangkut bahan bakar industri terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang – Jambi, tepatnya di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Insiden yang terjadi pada Minggu (08/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB ini mengakibatkan kemacetan panjang di jalur utama lintas provinsi tersebut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula saat sebuah mobil tangki minyak industri berwarna putih biru dengan nomor polisi BD 8616 EU melaju dan menabrak bagian belakang truk kontainer bernomor polisi B 9659 BEV.
Benturan keras tersebut diduga memicu percikan api yang dengan cepat menyambar material mudah terbakar pada mobil tangki. Dalam waktu singkat, kobaran api besar menghanguskan bagian depan kendaraan pengangkut minyak tersebut.
Seorang saksi mata di lokasi mengungkapkan bahwa insiden terjadi begitu cepat saat arus lalu lintas sedang cukup padat.
"Mobil tangki itu menabrak bagian belakang kontainer. Tidak lama kemudian api muncul dan langsung membesar. Semua kendaraan dari kedua arah langsung berhenti karena takut ledakan," ujarnya.
Dampak Lalu Lintas dan Penanganan
Kebakaran ini menyebabkan arus lalu lintas di ruas Jalintim lumpuh total. Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer karena para pengendara memilih menepi demi keamanan, sekaligus memberi ruang bagi petugas pemadam dan pihak kepolisian untuk bekerja.
Personel dari Polsek Bayung Lencir beserta anggota Pos Lalu Lintas setempat segera dikerahkan ke lokasi untuk:
• Melakukan pengamanan di sekitar titik api.
• Mengatur arus lalu lintas guna mengurai kemacetan.
• Melakukan olah TKP awal.
Penyelidikan Berlanjut
Hingga saat ini, pihak Polres Musi Banyuasin belum merilis keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan, maupun data terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Fokus petugas saat ini adalah memastikan api benar-benar padam dan mengevakuasi bangkai kendaraan agar jalur dapat kembali dilalui.
Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras bagi perusahaan penyedia jasa angkutan bahan bakar industri terkait standar keselamatan di jalan raya. Para pengemudi kendaraan berat diimbau untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi pengereman berfungsi optimal, mengingat risiko fatalitas yang tinggi pada jalur lintas provinsi.
Reporter: Sihabbudin
.jpg)
Posting Komentar