Lima Bulan Terbaring Akibat Stroke, Warga Sukadarma Bekasi Sangat Butuh Uluran Tangan Pemerintah
BEKASI, MediaEkspresi.id – Kondisi kesehatan yang memprihatinkan dialami oleh Fatimah (60), warga Kampung Ceger, RT 002/004, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Selama hampir lima bulan terakhir, Fatimah hanya bisa terbaring lemah di kamarnya akibat serangan penyakit stroke yang melumpuhkan aktivitasnya.
Sejak jatuh sakit, kondisi fisik Fatimah dilaporkan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia membutuhkan perawatan medis intensif serta bantuan penuh untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, impian untuk mendapatkan pengobatan yang optimal terbentur oleh dinding kemiskinan.
Suami Fatimah, Ma'mun (71), yang kini sudah memasuki usia senja, harus berjuang bersama seorang anaknya untuk merawat sang istri dengan kemampuan seadanya.
Keterbatasan Biaya Menjadi Penghambat
Faktor ekonomi menjadi kendala utama bagi keluarga ini. Ma'mun mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pengobatan rutin serta nutrisi pendukung yang dibutuhkan Fatimah dalam masa pemulihan.
"Kami hanya bisa merawat sebisa kami di rumah. Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar istri saya bisa mendapatkan penanganan medis yang layak," ungkap keluarga saat ditemui awak media.
Kunjungan dan Dukungan Sosial
Pada Selasa (3/3/2026), awak media bersama jajaran DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya menyambangi kediaman keluarga Ma'mun untuk melihat langsung kondisi Fatimah. Dalam kunjungan tersebut, Fatimah tampak terbaring sangat lemah dengan kondisi fisik yang terus menurun.
Kehadiran LSM Prabhu Indonesia Jaya diharapkan dapat menjadi jembatan informasi agar kondisi ini segera direspons oleh dinas terkait, baik Dinas Kesehatan maupun Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.
Harapan Uluran Tangan Dermawan
Keluarga kini hanya bisa berserah sembari menanti keajaiban dan kepedulian dari para dermawan serta pemerintah. Dukungan sosial dan bantuan pengobatan sangat diharapkan untuk meringankan beban hidup yang kian menghimpit keluarga lansia tersebut.
"Kami sangat mengetuk hati para dermawan dan pemerintah agar sudi kiranya membantu proses pengobatan ibu Fatimah," pungkas salah satu perwakilan keluarga dengan nada penuh harap.
Reporter: M. Asan
.jpg)
Posting Komentar