Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Pemalang, Sejumlah Bangunan Rusak dan Pohon Tumbang
PEMALANG, MediaEkspresi.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Pemalang Kota, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu sore (4/3). Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.20 WIB—tepat menjelang waktu berbuka puasa—tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan toko, fasilitas umum, hingga jatuhnya korban luka.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan data yang dihimpun, intensitas hujan mulai meningkat secara signifikan di wilayah perkotaan Pemalang sejak pukul 16.20 WIB. Puncaknya, embusan angin kencang merobohkan sebuah pohon beringin besar di area Pasar Pagi Pemalang. Pohon tersebut menimpa pos keamanan pasar, yang saat itu sedang dijaga oleh petugas.
Selain pohon tumbang, kencangnya angin juga menyapu atap teras dua toko milik warga di Jalan Veteran, Kelurahan Pelutan. Atap yang terbuat dari baja ringan tersebut terbang dan sempat menutup akses jalan raya, sehingga melumpuhkan lalu lintas sesaat.
Korban dan Kerugian Materiil
Pihak berwenang mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua personel satuan pengamanan (Satpam) dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan pos:
• Kusnari (53): Mengalami luka sobek di bagian kepala (mendapat 3 jahitan).
• Sunardi (60): Mengalami luka-luka pada bagian kedua tangan.
Dari sisi materiil, kerugian cukup besar dialami oleh Daumi (56), pemilik toko yang bangunannya rusak diterjang angin. Estimasi kerugian ditaksir mencapai Rp50.000.000. Kerusakan fasilitas publik juga mencakup tumbangnya tiang listrik yang menyebabkan kabel terputus dan melintang di jalan.
Penanganan Darurat
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, menyatakan bahwa tim gabungan telah bergerak cepat sejak Rabu malam untuk melakukan evakuasi.
"Akses jalan sudah mulai bisa dilalui kendaraan. Di titik lokasi Jalan Raya Bantarbolang masih dilakukan penanganan kabel dan tiang listrik oleh pihak PLN Pemalang. Beberapa rumah yang terdampak pohon tumbang juga sudah selesai dievakuasi," ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (5/3).
Evaluasi dan Keselamatan Warga
Menanggapi rentetan bencana ini, muncul desakan agar dinas terkait segera melakukan penataan ulang terhadap pohon-pohon besar di area publik. Langkah perampingan pohon (pangkas dahan) dinilai krusial untuk meminimalisir risiko serupa di tengah cuaca ekstrem demi menjamin keselamatan warga dan pengguna jalan.
Reporter: Ragil
.jpg)

Posting Komentar