Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Anggaran Miliaran Disnaker Kabupaten Bekasi Disorot, Efektivitas Tekan Pengangguran Dipertanyakan
Ragam

Anggaran Miliaran Disnaker Kabupaten Bekasi Disorot, Efektivitas Tekan Pengangguran Dipertanyakan

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
29 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

BEKASI, MediaEkspresi.id
– Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi tahun 2025 kini berada di bawah pengawasan ketat publik. Alokasi anggaran pada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dinilai lebih banyak terserap untuk kegiatan bersifat administratif dan seremonial, yang diragukan efektivitasnya dalam menekan angka pengangguran secara konkret di wilayah penyangga ibu kota tersebut. Minggu, (29/3/2026).

Berdasarkan dokumen rencana kerja yang dihimpun, Disnaker mengalokasikan dana fantastis untuk berbagai program "klasik". Salah satu yang mencolok adalah program pelatihan berdasarkan unit kompetensi yang menelan anggaran hingga Rp 2,3 miliar.

Meski nilainya signifikan, publik mempertanyakan output dan outcome nyata dari pelatihan tersebut. Muncul kekhawatiran apakah lulusan pelatihan tersebut benar-benar terserap oleh sektor industri atau sekadar menjadi angka formalitas dalam laporan capaian kinerja di atas kertas.

Kritik Tajam Alokasi Non-Taktis

Kritik tajam juga mengalir pada program pendukung lainnya yang dianggap kurang menyentuh akar persoalan. Beberapa di antaranya adalah:

• Konsultasi Produktivitas Perusahaan Kecil: Rp 654 juta.

• Pengukuran Produktivitas: Rp 511 juta.

Alokasi ini dinilai kontradiktif dengan realitas Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, di mana masalah utama masyarakat lokal adalah akses masuk ke dunia kerja.

Boy Iwan, Pemerhati Anggaran dan Kebijakan Pemerintah, menegaskan kekhawatirannya terkait arah kebijakan Disnaker yang dinilai kurang progresif.

"Masyarakat tidak butuh sekadar konsultasi atau pengukuran produktivitas. Yang dibutuhkan adalah jembatan riil menuju lapangan kerja dan transparansi rekrutmen. Dengan anggaran miliaran, seharusnya Disnaker bisa lebih agresif dalam intervensi pasar kerja, bukan malah terjebak dalam rutinitas birokrasi yang hasilnya sumir," tegas Boy.

Ketimpangan Prioritas Anggaran

Boy Iwan juga menyoroti adanya ketimpangan prioritas yang sangat kontras. Program 'Pelayanan Antar Kerja', yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, justru hanya mendapatkan porsi anggaran sebesar Rp 120 juta.

"Ini bukti nyata prioritas yang keliru. Program yang bersifat teoritis mendapatkan porsi besar, sementara fungsi utama mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja justru minim dukungan. Ini menunjukkan Disnaker tidak serius dalam menjalankan fungsi dasarnya," tambahnya.

Pihak Dinas Memilih Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, Widy Muliawan, S.STP, MM Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, belum memberikan tanggapan. Saat dimintai keterangan melalui pesan singkat terkait kritik alokasi anggaran tersebut, yang bersangkutan enggan berkomentar dan memilih bungkam.

Saat ini, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Jika efisiensi anggaran tidak segera dievaluasi, dikhawatirkan miliaran rupiah uang rakyat hanya akan menguap melalui program-program yang tidak memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan dan daya serap tenaga kerja lokal.

Reporter: Saimbar

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Prosedur Pengadaan Disoal, Aktivis: Jika SPK Terbit Tanpa Proses LPSE, Bubarkan Saja Unit Barjas

MEDIA EKSPRESI- 23.02.00 0
Prosedur Pengadaan Disoal, Aktivis: Jika SPK Terbit Tanpa Proses LPSE, Bubarkan Saja Unit Barjas
Ilustrasi KARAWANG, MediaEkspresi.id – Pekerjaan pemeliharaan Jembatan Gonjing yang berlokasi di Desa Waringin Karya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang…

Most Popular

Menelusuri Aliran Dana APBD Rp199 Juta di Hajat Bumi di Banyusari: Antara Tradisi dan Transparansi

Menelusuri Aliran Dana APBD Rp199 Juta di Hajat Bumi di Banyusari: Antara Tradisi dan Transparansi

17.41.00
Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

19.20.00
Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

13.59.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Menelusuri Aliran Dana APBD Rp199 Juta di Hajat Bumi di Banyusari: Antara Tradisi dan Transparansi

Menelusuri Aliran Dana APBD Rp199 Juta di Hajat Bumi di Banyusari: Antara Tradisi dan Transparansi

17.41.00
Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

19.20.00
Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

13.59.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi