Tinjau Sungai Tukka, Bobby Nasution Prioritaskan Pembangunan Sabo Dam dan Tanggul untuk Kendalikan Banjir
TAPANULI TENGAH, MediaEkspresi.id – Penanganan dampak banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, didampingi Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, meninjau langsung kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kamis (19/2/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan langkah strategis dalam memulihkan infrastruktur yang rusak sekaligus meminimalisir risiko bencana serupa di masa depan.
Kondisi Sungai Memprihatinkan
Berdasarkan laporan teknis dari petugas di lapangan, kondisi DAS Tukka pascabencana mengalami pendangkalan yang sangat signifikan. Material banjir bandang berupa lumpur dan bebatuan terpantau menimbun bendungan hingga kedalaman 250 centimeter.
Kondisi ini menyebabkan dasar sungai naik secara drastis, sehingga kapasitas tampung air berkurang dan sangat rentan meluap ke pemukiman warga saat intensitas hujan tinggi.
Strategi Penanganan: Sabo Dam dan Tanggul
Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa pemerintah akan menerapkan solusi teknis terintegrasi dari hulu hingga hilir. Fokus utama terletak pada pembangunan Sabo Dam dan penguatan tanggul.
"Langkah ini (pembangunan sabo dam dan tanggul) diambil agar aliran sungai tidak lagi membanjiri kawasan permukiman penduduk. Sabo dam berfungsi menahan material dari hulu, sementara tanggul akan memastikan aliran air tetap pada jalurnya," tegas Bobby Nasution.
Kolaborasi Lahan dengan Masyarakat
Gubernur menggarisbawahi pentingnya ketersediaan lahan untuk kelancaran proyek infrastruktur ini. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Tapteng, khususnya perangkat Kecamatan, untuk proaktif melakukan sosialisasi kepada warga yang memiliki lahan di sekitar DAS.
"Sampaikan kepada masyarakat bahwa ini adalah upaya bersama dalam rangka penanganan bencana. Pendekatan persuasif harus dikedepankan agar proses pembangunan tidak terkendala," tambahnya.
Respons Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, menyatakan kesiapan jajarannya dalam mendukung instruksi Gubernur. Ia melaporkan bahwa proses komunikasi dengan warga telah berjalan di beberapa titik strategis.
"Kami sudah menjalankan proses sosialisasi. Sebagian besar masyarakat, mulai dari kawasan hulu hingga hilir, telah menerima rencana pembangunan ini. Kami terus menjalin komunikasi dengan sisa pemilik lahan lainnya agar mencapai kesepakatan," jelas Mahmud.
Agenda Peninjauan Lanjutan
Selain Kecamatan Tukka, rombongan Gubernur juga bergerak menuju Kecamatan Sorkam untuk memantau kerusakan tanggul dan bendungan akibat banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.
Menutup rangkaian agenda kerja, Gubernur Bobby Nasution menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama warga terdampak bencana di Kelurahan Sorkam dan melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah, sebagai bentuk dukungan moral bagi masyarakat Tapanuli Tengah.
Reporter: E


Posting Komentar