Tingkatkan Standar Layanan, Dapur MBG Desa Semoyang Disanjung Warga Berkat Kehadiran Satpam
PRAYA TIMUR, NTB, MediaEkspresi.id – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, menuai pujian luas dari masyarakat. Bukan hanya karena kualitas asupan gizinya, namun juga karena standar operasionalnya yang dinilai profesional dengan kehadiran petugas Satuan Pengamanan (Satpam) di lokasi dapur.
Langkah ini dianggap sebagai terobosan dalam pengelolaan program sosial di tingkat desa, di mana aspek keamanan dan ketertiban menjadi pilar utama kelancaran distribusi.
Keamanan Sebagai Prioritas Operasional
Kehadiran petugas keamanan di Dapur MBG Desa Semoyang bertujuan untuk memastikan seluruh proses—mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian—berjalan tanpa hambatan. Warga menilai langkah ini sebagai bentuk keseriusan pengelola dalam menjaga aset negara dan kenyamanan publik.
• Ketertiban Alur: Satpam membantu mengatur arus keluar-masuk area dapur guna menghindari penumpukan massa.
• Rasa Aman: Memberikan ketenangan bagi para pekerja dapur dan warga penerima manfaat.
• Profesionalisme: Menunjukkan bahwa program pemerintah dikelola dengan standar manajemen yang mumpuni.
“Kami merasa lebih tenang karena ada petugas keamanan yang berjaga. Ini menunjukkan pengelola dapur serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar salah seorang warga setempat, Senin (23/02/2026).
Komitmen Pengelola dan Dukungan Pemerintah
Pihak pengelola menegaskan bahwa penempatan personel keamanan bukan sekadar formalitas, melainkan strategi untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mencegah potensi gangguan eksternal.
Pemerintah Kecamatan Praya Timur turut memberikan apresiasi tinggi. Menurut otoritas kecamatan, model pengelolaan di Desa Semoyang ini layak menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Lombok Tengah. Pengelolaan yang tertib secara otomatis akan meningkatkan transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.
Harapan Kedepan
Dengan suksesnya integrasi sistem keamanan dalam layanan gizi ini, diharapkan kualitas pelayanan di seluruh titik distribusi MBG di Lombok Tengah dapat terus meningkat. Fokus utama tetap pada,kualitas bahan pangan yang bermutu,kebersihan lingkungan pengolahan dan petertiban proses distribusi secara merata.
Keberhasilan di Desa Semoyang membuktikan bahwa sinergi antara pemenuhan gizi dan manajemen lapangan yang tertib dapat menciptakan dampak sosial yang jauh lebih positif bagi masyarakat luas.
Reporter: M.Rifa'i

Posting Komentar