Dapur MBG Desa Semoyang Raih Dukungan Publik Lewat Kedisiplinan; Peran Strategis Karyawan Diperkuat
PRAYA TIMUR, MediaEkspresi.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, menunjukkan progres signifikan. Konsistensi dalam menjaga kualitas layanan serta kedisiplinan tinggi yang diterapkan oleh pengelola dan seluruh staf berhasil memicu gelombang dukungan serta apresiasi positif dari warga setempat, 22/2/2026.
Keberhasilan ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi Evaluasi dan Penguatan Kapasitas yang digelar pada Sabtu (22/2). Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyelaraskan persepsi mengenai peran strategis setiap karyawan guna memastikan alur operasional—mulai dari seleksi bahan baku hingga distribusi akhir—berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.
Tiga Pilar Profesionalisme
Dalam forum tersebut, pihak pengelola menekankan tiga pilar utama yang menjadi pondasi keberhasilan Dapur MBG Semoyang:
1. Disiplin Waktu: Ketepatan jadwal dalam pengolahan hingga penyajian.
2. Ketat: Standar kebersihan ruang produksi dan peralatan yang tak bisa ditawar.
3. Kepatuhan Prosedural: Menjalankan setiap tahapan tugas sesuai mandat profesionalisme.
"Kedisiplinan bukan sekadar aturan, melainkan kunci utama efektivitas. Jika setiap individu memahami dan menjalankan tanggung jawab sesuai fungsinya, maka manfaat maksimal program ini benar-benar akan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar salah satu koordinator dapur di hadapan peserta rapat.
Apresiasi Masyarakat dan Pemerintah
Masyarakat Desa Semoyang menyatakan dukungan penuh atas pola manajemen yang dinilai transparan dan terorganisir. Warga mengapresiasi sistem distribusi yang dinilai tepat sasaran, berkat manajemen kerja yang tertib di dapur produksi.
Senada dengan warga, pemerintah daerah setempat turut memberikan apresiasi tinggi. Profesionalisme tim Dapur MBG Desa Semoyang dianggap mampu menjadi tolok ukur bagi unit serupa di wilayah Kecamatan Praya Timur lainnya.
Sinergi untuk Masa Depan
Selain evaluasi teknis, rapat koordinasi ini juga berfungsi sebagai ruang dialog untuk memperkuat komunikasi internal. Dengan pembagian tugas yang terdefinisi secara jelas, setiap lini diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi strategisnya guna menjamin keberlanjutan program MBG dalam jangka panjang.
Sinergi yang solid antara pengelola, karyawan, dan dukungan masyarakat ini diharapkan dapat membawa Dapur MBG Desa Semoyang menjadi proyek percontohan nasional dalam pengelolaan pangan bergizi di tingkat desa.
Reporter: M. Rifai

Posting Komentar