Sinergi Tokoh Masyarakat dan Polsek Pebayuran: Terjang Banjir Sedalam 1 Meter Demi Salurkan Logistik
BEKASI, mediaekspresi.id – Kepedulian sosial di tengah bencana ditunjukkan oleh tokoh masyarakat Desa Pisangbatu, Ija Mahendra, bersama jajaran Polsek Pebayuran. Pada Minggu (1/2/2026), mereka terjun langsung menembus genangan banjir untuk mendistribusikan bantuan paket sembako kepada warga terdampak di Desa Pisangbatu dan Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran.
Aksi Kemanusiaan di Tengah Genangan
Meskipun akses jalan terhambat oleh luapan air dengan ketinggian bervariasi antara 70 cm hingga 1 meter, hal tersebut tidak menyurutkan langkah tim gabungan. Dengan menyusuri gang-gang sempit dan rumah warga yang terendam, Ija Mahendra dan personel kepolisian memastikan bantuan sampai langsung ke tangan masyarakat yang terisolasi.
Komitmen Pelayanan Masyarakat
Ija Mahendra, yang dikenal sebagai sosok yang disegani di wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk panggilan hati melihat kondisi warga yang sulit beraktivitas akibat banjir.
"Kami merasa terpanggil untuk hadir di tengah warga. Harapan saya, bantuan yang tidak seberapa ini setidaknya dapat meringankan beban kebutuhan pokok keluarga yang saat ini rumahnya terendam dan sulit mencari nafkah," ujar Ija di sela-sela pembagian bantuan.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaeri, menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat dalam situasi darurat.
"Polsek Pebayuran berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti ini. Kami pastikan personel tetap siaga untuk membantu proses evakuasi maupun penyaluran logistik," tegas AKP Iing.
Apresiasi dari Warga
Langkah sigap ini menuai apresiasi positif dari warga terdampak. Salah satu warga mengungkapkan rasa syukurnya karena bantuan datang di saat persediaan bahan pangan mulai menipis akibat mobilitas yang lumpuh total.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi air di beberapa titik dilaporkan masih fluktuatif. Pihak kepolisian dan tokoh setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan.
Reporter: Roan
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar