Peduli Bencana, Damkar Pemalang Berjibaku Bersihkan Lumpur Pasca Banjir
PEMALANG, MediaEkspresi.id - Dampak banjir yang melanda wilayah Pemalang bagian selatan beberapa hari lalu masih menyisakan beban bagi warga. Selain merendam permukiman, banjir juga meninggalkan endapan lumpur tebal di sejumlah fasilitas umum dan sarana pendidikan yang melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Satpol PP Kabupaten Pemalang melalui Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan terjun langsung melakukan percepatan pemulihan. Puluhan personel dikerahkan untuk membersihkan sisa material lumpur di titik-titik terdampak paling parah.
Sinergi Lintas Sektor
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Pemalang, Nurokhman, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan regu pembersihan pada Jumat (6/2). Dalam pelaksanaannya, Damkar tidak bergerak sendiri, melainkan bersinergi dengan berbagai elemen dalam tim terpadu.
"Damkar senantiasa hadir dan responsif terhadap laporan warga. Kami bersinergi dengan pihak terkait untuk membantu menyelesaikan permasalahan warga Pemalang secara aktif. Dalam giat kali ini, kami bergabung bersama tim lainnya membersihkan lumpur di Desa Bulakan pasca banjir," ujar Nurokhman.
Secara total, terdapat 31 personel yang terlibat dalam operasi pembersihan ini, yang terdiri dari:
• 5 Anggota Damkar (beserta unit mobil pemadam).
• 5 Anggota BPBD.
• 8 Anggota Linmas.
• 13 Personel dari unsur terkait lainnya.
Fokus pada Fasilitas Publik
Nurokhman mengungkapkan bahwa ketebalan lumpur di beberapa lokasi mencapai 20 hingga 40 sentimeter, sehingga membutuhkan armada Damkar dengan tekanan air tinggi untuk proses pembersihan. Meskipun Desa Bulakan menjadi titik fokus, dampak paling dominan juga terlihat di Desa Penakir dan Desa Sima.
Kondisi cukup berat ditemukan di sektor pendidikan, di mana lumpur tidak hanya menutupi akses jalan tetapi juga merusak buku pelajaran, dokumen penting, hingga perangkat elektronik.
"Sekolah-sekolah mengalami dampak yang cukup berat karena banyak fasilitas pendidikan yang terendam," tambahnya.
Prioritas Penanganan
Mengingat keterbatasan personel dan luasnya wilayah terdampak, Damkar menetapkan skala prioritas dalam penanganan pasca bencana ini. Fokus utama saat ini adalah:
• Akses Jalan Lingkungan.
• Sarana Pelayanan Publik.
• Fasilitas Pendidikan.
Terkait rumah tinggal pribadi, Nurokhman menghimbau masyarakat untuk melakukan pembersihan secara mandiri terlebih dahulu agar pemulihan fasilitas publik bisa berjalan lebih cepat.
“Kami prioritaskan fasilitas umum terlebih dahulu. Untuk rumah tinggal, kami memohon warga untuk bersabar dan melakukan pembersihan secara mandiri,” pungkasnya
Reporter: Ragil
Editor: Ata Priatna


Posting Komentar