Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Museum Uang Perusnia Bangkalan: Benteng Literasi Sejarah yang Berjuang Tanpa Intervensi Pemerintah
Ragam

Museum Uang Perusnia Bangkalan: Benteng Literasi Sejarah yang Berjuang Tanpa Intervensi Pemerintah

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
04 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


BANGKALAN, mediaekspresi.id
– Museum Uang Perusnia kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai episentrum literasi sejarah dan numismatik paling prestisius di Pulau Madura. Meski menyandang status sebagai garda terdepan edukasi kultural, keberadaan museum ini masih menyimpan ironi akibat minimnya atensi dari pemerintah daerah.

Sentralitas peran museum ini terlihat jelas dalam kunjungan edukatif puluhan siswa-siswi SD Negeri Pejagan 4 Bangkalan baru-baru ini. Didampingi guru pembimbing, Dessy Rimadhini Apritanti, para siswa menjalani metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

Fokus utama kunjungan tersebut adalah membedah narasi sejarah masuknya peradaban Hindu-Budha di Indonesia serta mengamati evolusi alat tukar secara autentik, mulai dari koin kerajaan kuno hingga mata uang Rupiah modern.

"Dengan hadir langsung di Museum Uang Perusnia, siswa tidak hanya belajar dari teks, tetapi bisa melihat bukti autentik sejarah bangsa kita," ujar Dessy. Menurutnya, perspektif konkret yang didapat di luar kelas sangat efektif dalam memperkuat daya serap siswa terhadap sejarah bangsa.

Transformasi Koleksi dan Warisan Bangsawan

Di bawah kepemimpinan R.P. Salman Alrosyid Dungmoso, bangsawan muda dari Keluarga Keratuan Sembilangan, museum ini mengalami akselerasi koleksi yang signifikan. Dari semula 2.300 jenis, kini koleksi meningkat menjadi 2.600 jenis artefak.

"Kami berkomitmen melengkapi kepingan sejarah ekonomi nusantara. Penambahan terbaru mencakup koin perak masa Hindu-Budha dari Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga koin Kesultanan Palembang dan Aceh," jelas Salman.

Eksklusivitas museum ini juga diperkuat oleh dukungan komunitas Kolektor Oeang Koeno (KOK) serta sumbangan artefak dari RM. Agus Suryoadikusumo, yang mencakup manuskrip lontar kuno hingga pusaka sakral seperti Keris Panji Anom milik Sultan Abdul Kadirun dan Keris Rojo Abolo Rojo peninggalan Senopati Cakraningrat I.

Kritik Tajam Atas Absensi Pemerintah

Kendati memiliki fungsi vital dalam pembentukan karakter generasi muda, eksistensi Museum Uang Perusnia dinilai berjalan "sendirian". Pengamat budaya dan aktivis sosial, Aruf Kenzo, melayangkan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan yang dianggap menutup mata terhadap inisiatif pelestarian mandiri ini.

"Sangat disayangkan, museum dengan koleksi selengkap ini dikelola secara swadaya tanpa perhatian serius dari pemerintah. Seharusnya ada dukungan infrastruktur atau promosi yang terintegrasi," tegas Aruf.

Ia juga menyentil peran Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata yang dinilai pasif. "Mereka seharusnya malu melihat inisiatif mandiri warga yang lebih progresif dibanding kebijakan daerah. Jangan sampai pemerintah baru merasa memiliki ketika museum ini sudah besar di skala nasional," tambahnya.

Hingga saat ini, Museum Uang Perusnia tetap konsisten menjalankan fungsinya sebagai benteng sejarah yang menjaga marwah budaya Madura, meski harus berjuang di tengah keterbatasan dukungan dari para pemangku kebijakan.

Reporter: Rusdiyanto

Editor: Ata Priatna 

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Belum Usai Kasus Kredit Fiktif, PT BAS dan BTN Karawang Kembali Dilaporkan ke Kejaksaan

MEDIA EKSPRESI- 20.47.00 0
Belum Usai Kasus Kredit Fiktif, PT BAS dan BTN Karawang Kembali Dilaporkan ke Kejaksaan
Kuasa Hukum PT Pratama, Alex Sapri Winando, S.H., M.H KARAWANG, MediaEkspresi.id — Belum tuntas pengusutan kasus dugaan kredit fiktif yang menyeret Bank Tabun…

Most Popular

Diduga Bebani Anggaran 1,5 Juta Rupiah per Lembaga, Iuran Aksi Setara FK PKBM Komisariat II Dikeluhkan

Diduga Bebani Anggaran 1,5 Juta Rupiah per Lembaga, Iuran Aksi Setara FK PKBM Komisariat II Dikeluhkan

15.43.00
Layanan SPBU Jayamukti Karawang Dikeluhkan: Diduga Bebaskan Jerigen Solar, Alat Scan Eror, dan Pertalite Sering Kosong

Layanan SPBU Jayamukti Karawang Dikeluhkan: Diduga Bebaskan Jerigen Solar, Alat Scan Eror, dan Pertalite Sering Kosong

12.40.00
Dikonfirmasi Soal Solar Jerigen dan Pertalite Langka, Pengawas SPBU 34-41330 Jayamukti Diduga Sengaja Copot Kartu HP

Dikonfirmasi Soal Solar Jerigen dan Pertalite Langka, Pengawas SPBU 34-41330 Jayamukti Diduga Sengaja Copot Kartu HP

15.54.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Diduga Bebani Anggaran 1,5 Juta Rupiah per Lembaga, Iuran Aksi Setara FK PKBM Komisariat II Dikeluhkan

Diduga Bebani Anggaran 1,5 Juta Rupiah per Lembaga, Iuran Aksi Setara FK PKBM Komisariat II Dikeluhkan

15.43.00
Layanan SPBU Jayamukti Karawang Dikeluhkan: Diduga Bebaskan Jerigen Solar, Alat Scan Eror, dan Pertalite Sering Kosong

Layanan SPBU Jayamukti Karawang Dikeluhkan: Diduga Bebaskan Jerigen Solar, Alat Scan Eror, dan Pertalite Sering Kosong

12.40.00
Dikonfirmasi Soal Solar Jerigen dan Pertalite Langka, Pengawas SPBU 34-41330 Jayamukti Diduga Sengaja Copot Kartu HP

Dikonfirmasi Soal Solar Jerigen dan Pertalite Langka, Pengawas SPBU 34-41330 Jayamukti Diduga Sengaja Copot Kartu HP

15.54.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi