Mahasiswa KKN IAIH Pancor Inisiasi Revitalisasi Instalasi Biogas di Desa Jeruk Manis
JERUK MANIS, MediaEkspresi.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian kepada Masyarakat Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor berkomitmen penuh untuk menghidupkan kembali instalasi biogas yang selama ini mangkrak di Desa Jeruk Manis. Langkah strategis ini diambil guna memperluas akses energi mandiri sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga setempat.
Harapan Baru bagi Kemandirian Energi Desa
Instalasi biogas yang ada di desa tersebut sebenarnya memiliki potensi besar, namun kendala teknis dan pengelolaan membuat operasionalnya terhenti. Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, S.E., menyambut baik inisiatif para mahasiswa ini sebagai angin segar bagi pembangunan desa.
"Kedatangan mahasiswa KKN IAIH Pancor menjadi harapan baru bagi kita untuk memanfaatkan kembali fasilitas ini. Kami berharap program ini tidak hanya menyelesaikan masalah energi rumah tangga, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan melalui pemanfaatan limbah produksi biogas," ujar Nasipudin.
Rencana Aksi dan Keberlanjutan
Program revitalisasi ini akan memanfaatkan limbah ternak sapi dan sampah organik rumah tangga sebagai bahan baku utama. Tim KKN telah menyusun rencana kerja komprehensif yang meliputi:
• Audit Infrastruktur: Pemeriksaan menyeluruh dan perbaikan komponen instalasi yang rusak.
• Manajemen Operasional: Pembentukan kelompok pengelola masyarakat untuk menjamin keberlangsungan jangka panjang.
• Pemetaan Distribusi: Survei jangkauan rumah tangga dan analisis potensi pasar untuk pupuk organik hasil sampingan fermentasi (bio-slurry).
Ketua Kelompok KKN IAIH Pancor, Sanusi, menegaskan bahwa fokus utama timnya bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan juga transfer pengetahuan.
Kami tidak hanya melakukan perbaikan teknis, tetapi juga memberikan edukasi dan pelatihan pemeliharaan. Tujuannya agar masyarakat mandiri dalam mengoperasikan instalasi ini demi mendukung perekonomian desa yang berkelanjutan, jelas Sanusi.
Dampak Strategis
Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, revitalisasi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan gas elpiji subsidi,meningkatkan sanitasi lingkungan dengan pengolahan limbah ternak yang lebih higienis dan menciptakan Nilai Tambah Ekonomi melalui produksi pupuk organik berkualitas tinggi.
Dengan bangkitnya instalasi biogas ini, Desa Jeruk Manis selangkah lebih dekat menuju desa mandiri energi yang ramah lingkungan.
Reporter: SNI


Posting Komentar