Sungai Ciherang Meluap, Puluhan Rumah di Pebayuran Bekasi Terendam Banjir
BEKASI, mediaekspresi.id – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Jumat pagi menyebabkan puluhan rumah warga di Kecamatan Pebayuran terendam banjir. Luapan Sungai Ciherang ditengarai menjadi penyebab utama air memasuki permukiman warga di Desa Karangharja dan Desa Karangsegar, khususnya di wilayah Kampung Pisang Batu.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (24/1/2026), ketinggian air yang merendam rumah warga bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter. Kondisi ini diperparah dengan curah hujan yang tidak kunjung reda selama tiga hari terakhir.
Penyebab dan Dampak
Ketua RT setempat, Saram, mengonfirmasi bahwa banjir kali ini merupakan dampak akumulasi hujan deras dan kiriman air dari hulu Sungai Ciherang.
"Memang dalam tiga hari terakhir hujan turun sangat deras. Hal ini ditambah dengan luapan kali Ciherang yang tidak mampu lagi menampung debit air hingga akhirnya meluber ke pemukiman warga," ujar Saram saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/1).
Senada dengan hal tersebut, Adul, salah satu warga terdampak, menuturkan bahwa air mulai masuk ke dalam rumah dengan cepat sejak Sabtu pagi. Aktivitas warga pun kini lumpuh total karena akses jalan dan area dalam rumah tergenang air.
Harapan Warga
Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di rumah masing-masing sembari mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Warga berharap adanya langkah konkret dan bantuan cepat dari pemerintah daerah setempat.
"Saya berharap kepada pemerintah desa (Pemdes) maupun kabupaten agar warga yang terdampak banjir segera diperhatikan. Kami membutuhkan bantuan logistik dan solusi agar luapan sungai ini bisa teratasi," harap Adul.
Pihak terkait diimbau untuk segera melakukan evakuasi atau penyaluran bantuan darurat mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Reporter: Roan
Editor: Ata Priatna


Posting Komentar