Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Ragam Pendirian Hellens Cinemart Resto dan Bar Ditolak Ormas Islam di Karawang
Headline Ragam

Pendirian Hellens Cinemart Resto dan Bar Ditolak Ormas Islam di Karawang

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
13 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

RDP Gabungan Komisi l, Komisi ll DPRD Karawang dan Ormas Islam 

Ekspresi KARAWANG
- Gelombang penolakan dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, yang membahas rencana pendirian Hellens Cinemart Resto dan Bar atau Theatre Night Mart, Selasa (13/1/2026).


RDP yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Karawang, Asep Saepudin Zuhri itu digelar menyusul surat resmi Forum Aliansi Ormas Islam Karawang Bersatu tertanggal 10 Desember 2025. Sejak awal forum, perwakilan ormas Islam menyatakan penolakan total terhadap rencana pendirian tempat hiburan malam tersebut karena dinilai bertentangan dengan nilai agama dan moral masyarakat, serta dinilai memiliki sejumlah kejanggalan dalam aspek perizinan.


Ketegangan dalam forum menguat setelah terungkap bahwa pengelolaan Theatre Night Mart berada di bawah PT Anak Muda Karawang. Fakta tersebut justru menambah kecurigaan sejumlah Ormas Islam yang menilai terdapat upaya mengemas hiburan malam dengan label restoran dan bioskop untuk menghindari regulasi serta membentuk opini publik.


Perwakilan Muhammadiyah, Ahmad Novi dari Al Ikhtisom menegaskan, agar DPRD dan Pemerintah Daerah tidak berlindung semata di balik prosedur administratif.


"Jangan biarkan fasilitas maksiat itu berdiri di Karawang. Ini bukan sekadar soal izin, tetapi menyangkut tanggung jawab moral dan agama," ujarnya.


Sikap serupa disampaikan Persatuan Islam (Persis) yang mengingatkan potensi dampak sosial dari keberadaan tempat hiburan malam tersebut. Menurut mereka, dampak tersebut tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi berpotensi merusak tatanan sosial masyarakat secara luas.


"Jika ini dibiarkan, yang menanggung akibatnya bukan hanya pengusaha, tetapi seluruh masyarakat. Jangan sampai muncul konflik sosial yang lebih besar," kata perwakilan Persis.


Penolakan keras juga disampaikan Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) Karawang, Tomi Miftah Farid. Ia menegaskan tidak ada ruang kompromi dan menyebut penolakan tersebut sebagai amanah ulama.


"Kami diperintahkan untuk mencegah kemungkaran. Tidak ada negosiasi dan kami akan terus menolak hingga rencana ini dibatalkan," katanya.


Sementara itu, perwakilan dari GP Ansor menilai penggunaan istilah 'resto' atau 'konsep kreatif' hanya menjadi kamuflase dari praktik hiburan malam yang dinilai tidak memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.


RDP tersebut belum menghasilkan keputusan final. Namun, penolakan tegas dari berbagai elemen Ormas Islam menjadi sinyal kuat adanya tekanan publik terhadap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Karawang. Mereka menegaskan, apabila izin tetap diberikan, gelombang penolakan dipastikan akan terus berlanjut dan berpotensi meluas di tengah masyarakat. (Red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Siap Maju Pilkades Pantai Bakti 2026, Bang Dayat Usung Misi Tertibkan Status Tanah

MEDIA EKSPRESI- 20.06.00 0
Siap Maju Pilkades Pantai Bakti 2026, Bang Dayat Usung Misi Tertibkan Status Tanah
BEKASI, MediaEkspresi.id  — Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 mulai terasa hangat di Kabupaten Bekasi. Salah satu…

Most Popular

Nomor SPK Misterius di Papan Proyek Cilewo, LBH Maskar Indonesia Semprot Dinas PUPR Karawang

Nomor SPK Misterius di Papan Proyek Cilewo, LBH Maskar Indonesia Semprot Dinas PUPR Karawang

12.48.00
Diduga Fiktif, Alokasi Anggaran BUMDes Panca Karya Ratusan Juta Rupiah Dipertanyakan Warga

Diduga Fiktif, Alokasi Anggaran BUMDes Panca Karya Ratusan Juta Rupiah Dipertanyakan Warga

11.01.00
Puluhan Media Digugat, AMKI Sumsel Sebut Kebebasan Pers Harus Dijaga

Puluhan Media Digugat, AMKI Sumsel Sebut Kebebasan Pers Harus Dijaga

11.13.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Nomor SPK Misterius di Papan Proyek Cilewo, LBH Maskar Indonesia Semprot Dinas PUPR Karawang

Nomor SPK Misterius di Papan Proyek Cilewo, LBH Maskar Indonesia Semprot Dinas PUPR Karawang

12.48.00
Diduga Fiktif, Alokasi Anggaran BUMDes Panca Karya Ratusan Juta Rupiah Dipertanyakan Warga

Diduga Fiktif, Alokasi Anggaran BUMDes Panca Karya Ratusan Juta Rupiah Dipertanyakan Warga

11.01.00
Puluhan Media Digugat, AMKI Sumsel Sebut Kebebasan Pers Harus Dijaga

Puluhan Media Digugat, AMKI Sumsel Sebut Kebebasan Pers Harus Dijaga

11.13.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi