Kepung Banjir Luapan Sungai, Pemdes Karangharja Dirikan Dapur Umum dan Layanan Kesehatan Gratis
BEKASI, mediaekspresi.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, bergerak cepat merespons musibah banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Kobakceper. Selain mendirikan dapur umum, otoritas setempat juga menyiagakan layanan pengobatan gratis bagi warga terdampak.
Kondisi Geografis Jadi Pemicu
Kepala Desa Karangharja, Sukarma, mengungkapkan bahwa ketinggian air di wilayah tersebut saat ini berkisar antara 30 hingga 70 sentimeter. Menurutnya, Kampung Kobakceper menjadi titik terparah karena lokasinya yang terhimpit oleh dua aliran sungai besar.
"Kampung Kobakceper sudah menjadi langganan setiap musim hujan karena posisinya diapit Sungai Ciherang dan Sungai Kalimati. Saat ini curah hujan tinggi memicu luapan air hingga masuk ke permukiman," ujar Sukarma saat meninjau lokasi banjir, Rabu (28/1/2026).
Penyaluran Logistik dan Posko Kesehatan
Berdasarkan data pemerintah desa, terdapat sedikitnya 80 Kartu Keluarga (KK) yang terdampak langsung. Sebagai langkah darurat, Pemdes telah menyiapkan 150 paket sembako serta posko dapur umum untuk menjamin kebutuhan pangan warga.
Tak hanya logistik, Puskesmas Karangharja juga turut bersiaga di lokasi. Petugas medis memberikan layanan pengobatan gratis guna mengantisipasi penyakit yang mulai menyerang warga, seperti:
• Penyakit kulit (gatal-gatal)
• Infeksi saluran pernapasan (batuk dan flu)
• Gangguan pencernaan
• Kesaksian Warga
Meski air telah merangsek ke dalam rumah, sejumlah warga memilih bertahan dengan membuat panggung darurat dari kayu di dalam ruangan. Faktor keamanan menjadi alasan utama mereka enggan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
"Dulu pernah banjir besar saat tanggul Citarum jebol, tapi setelah itu biasanya hanya 10-20 cm. Tahun ini termasuk yang terparah sampai 70 cm. Kami bertahan di rumah karena khawatir barang-barang hilang jika ditinggal," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga pun menyampaikan apresiasinya atas respon cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan. "Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya obat-obatan dan makanan, karena anak-anak sudah mulai gatal-gatal dan batuk," pungkasnya.
Reporter: Roan
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar