Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Proses Pembentukan BPD Pamekaran Dinilai Tertutup, Kades Klaim Warga Minim Minat
Headline

Proses Pembentukan BPD Pamekaran Dinilai Tertutup, Kades Klaim Warga Minim Minat

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
25 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

KARAWANG, MediaEkspresi.id
— Pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, memicu sorotan dari warga. Proses pengisian anggota lembaga pengawas tingkat desa tersebut dinilai minim transparansi dan kurang sosialisasi.

Tokoh masyarakat Dusun Jungklang 1, Ustad Khoerudin, mengaku terkejut saat mengetahui struktur BPD Pamekaran periode baru telah terbentuk tanpa adanya pemberitahuan terbuka kepada warga setempat.

"Bagaimana bisa BPD sudah terbentuk padahal tidak ada sosialisasi sama sekali? Ini harusnya demokrasi berjalan baik, pemilihan harus dilakukan secara terbuka supaya semua warga tahu dan punya kesempatan yang sama," ujar Khoerudin saat memberikan keterangan kepada media.

Ia menegaskan, apabila proses rekrutmen dibuka secara transparan, dirinya beserta warga lainnya sejatinya siap untuk berpartisipasi serta mencalonkan diri demi mengabdi di desa. Menurutnya, mekanisme yang tertutup berpotensi menutup ruang bagi warga yang memiliki komitmen membangun Desa Pamekaran.

Tanggapan Pemerintah Desa

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Desa Pamekaran, Kholi, memberikan klarifikasi terpisah saat dikonfirmasi di Kantor Desa Pamekaran, Senin (24/8/2026). Kholi menyatakan bahwa kendala utama dalam pembentukan BPD adalah minimnya partisipasi dan minat dari masyarakat setempat.

"Terkait pencalonan BPD, masyarakat Pamekaran sebenarnya kurang minat. Pernah ada calon dari perempuan, tapi sampai batas waktu yang ditentukan berkas persyaratannya tidak dipenuhi," jelas Kholi.

Meski demikian, perbedaan keterangan antara pihak Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat ini memicu desakan agar instansi terkait, baik tingkat Kecamatan Banyusari maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, melakukan peninjauan.

Masyarakat berharap adanya pengawasan langsung agar pembentukan kelembagaan desa berjalan secara jujur, adil, transparan, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


• Pri

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar









Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

MEDIA EKSPRESI- 15.51.00 0
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan
Foto papan informasi  KARAWANG, MediaEkspresi.id — Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Guru, Kepala Sekolah, dan TU di SMP Negeri 1 Cilamaya We…

Most Popular

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

17.20.00
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

17.20.00
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi