Tuntut Transparansi Vendor Baru, Aksi Damai Karang Taruna di PT Chang Shin Berakhir Kondusif
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Ratusan anggota Karang Taruna Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, menggelar aksi damai di depan gerbang PT Chang Shin Indonesia, Rabu (10/6/2026). Massa menuntut perbaikan komunikasi terkait kebijakan pergantian vendor jasa pengamanan (security) di perusahaan tersebut.
Aksi yang dimulai sejak pagi ini berjalan tertib dan resmi membubarkan diri sekitar pukul 12.30 WIB setelah tercapai kesepakatan dalam dialog bersama antara perwakilan massa, manajemen perusahaan, pihak vendor, pemerintah setempat, serta aparat keamanan.
Dipicu Miskomunikasi Internal dan Lingkungan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi ini dipicu oleh adanya anggapan dari sebagian elemen masyarakat bahwa proses pergantian vendor pengamanan dilakukan sepihak tanpa melibatkan komunikasi dengan lingkungan sekitar perusahaan.
Perwakilan vendor pengamanan PT Chang Shin Indonesia dari PT Garuda Abdi Satyatama, Hari Purnomo, mengonfirmasi bahwa akar persoalan ini murni disebabkan oleh miskomunikasi. Ia menegaskan, pergantian vendor merupakan kebijakan internal perusahaan yang dilakukan secara profesional melalui mekanisme tender resmi.
"Perusahaan melakukan evaluasi terhadap vendor sebelumnya dan menunjuk vendor baru melalui proses yang sesuai ketentuan. Namun di lapangan, muncul anggapan bahwa pergantian tersebut tidak dikomunikasikan dengan lingkungan sekitar," ujar Hari, Rabu (10/6/2026).
Hari menambahkan, pihak vendor baru sebenarnya telah melakukan koordinasi resmi dengan unsur Forkopimcam (Kecamatan, Polsek, Koramil) hingga pemerintah desa. Meski demikian, ia menerima masukan warga bahwa komunikasi langsung dengan lingkungan sekitar masih perlu diperkuat.
Solusi Rekrutmen dan Pelatihan Tenaga Kerja Lokal
Dalam audiensi yang berlangsung dinamis, muncul desakan terkait peluang penyerapan tenaga kerja lokal. Merespons hal tersebut, pihak vendor menjelaskan bahwa profesi pengamanan terikat pada standar kompetensi dan kualifikasi tertentu.
Sebagai jalan tengah, vendor menawarkan solusi konkret berupa program pembinaan dan sertifikasi bagi warga lokal.
"Kami siap memberikan pelatihan dan membantu proses sertifikasi sehingga masyarakat yang memenuhi syarat dapat berpeluang bekerja sebagai tenaga keamanan profesional," pungkas Hari.
Pengamanan Ketat dari TNI-Polri
Guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum, aparat keamanan gabungan dari Polres Karawang melalui Polsek Kotabaru serta Koramil 04/06 Cikampek menerjunkan sedikitnya 100 personel ke lokasi unjuk rasa.
Berkat pengawalan ketat dan pendekatan persuasif petugas, penyampaian aspirasi berjalan aman dan terkendali tanpa adanya insiden anarkis. Aktivitas industri di sekitar lokasi pun tetap berjalan normal.
• Pri
.jpg)
Posting Komentar