Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Diduga Merugikan Negara Puluhan Miliar, LBH Arya Mandalika Gelar Aksi Unjuk Rasa di BTN Karawang
Headline

Diduga Merugikan Negara Puluhan Miliar, LBH Arya Mandalika Gelar Aksi Unjuk Rasa di BTN Karawang

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
22 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KARAWANG, MediaEkspresi.id
– Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bank BTN Cabang Karawang pada Senin (22/6/2026). Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua LBH Arya Mandalika, Hendra Supriatna, S.H., M.H., sebagai bentuk kekecewaan atas dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum pejabat bank dan berdampak sistemik pada konsumen perumahan.

Dalam orasinya, Hendra mengungkapkan adanya dugaan kerugian negara yang mencapai puluhan miliar rupiah. Kerugian tersebut disinyalir akibat praktik penyelewengan yang melibatkan oknum pejabat Bank BTN dan pengusaha properti.

"Informasi yang kami terima, ada dugaan oknum pejabat mendapatkan keuntungan sekitar 2,5 persen saat pengajuan kredit disetujui," ujar Hendra di sela-sela aksi, Senin (22/6).

Asas Kehati-hatian Perbankan Diduga Diabaikan

LBH Arya Mandalika menilai bahwa asas kehati-hatian (prudential banking principle) yang seharusnya menjadi pilar utama lembaga perbankan diduga telah diabaikan. Dampaknya, masyarakat selaku konsumen menjadi pihak yang paling dirugikan.

Hendra membeberkan, sejumlah konsumen di Kabupaten Karawang mengeluhkan belum digelarnya hak-hak mereka, meskipun kewajiban pembayaran rumah telah dilunasi sepenuhnya.

"Banyak konsumen sudah lunas, tetapi sertifikat belum diberikan dengan alasan yang harus disalahkan adalah BPN," ungkap Hendra.

Desak Presiden dan Kejagung Turun Tangan

Melihat peliknya persoalan ini, LBH Arya Mandalika meminta pemerintah pusat untuk segera mengambil tindakan tegas. Hendra mendesak Presiden Republik Indonesia dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk turun tangan mengusut tuntas dugaan kasus tersebut hingga ke akarnya.

"Tidak hanya dipecat, tapi juga diproses hukum," tegasnya.

Respons Pihak Bank BTN Karawang

Menanggapi tuntutan masssa, pihak Bank BTN Cabang Karawang melalui Humasnya, Guntur, memberikan klarifikasi. Guntur menyatakan bahwa manajemen menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memilih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

"Kami masih menunggu hasil dari proses penyidikan yang sedang berjalan," kata Guntur singkat, merujuk pada penyelidikan yang saat ini tengah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Karawang.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam publik di Karawang, mengingat dampaknya yang langsung menyentuh hak-hak konsumen perumahan serta berpotensi menggerus tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan nasional.


• Pri

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Perkuat Solidaritas, PAC Pemuda Pancasila Medan Marelan Gelar Rakor dan Silaturahmi Kader

MEDIA EKSPRESI- 17.28.00 0
Perkuat Solidaritas, PAC Pemuda Pancasila Medan Marelan Gelar Rakor dan Silaturahmi Kader
MEDAN MARELAN, MediaEkspresi.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Medan Marelan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Silaturahmi …

Most Popular

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

12.24.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

12.24.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi