Warga Gampong Kuala Seumayam Keluhkan Infrastruktur Jalan, Desak Pemkab Nagan Raya Segera Lakukan Pengaspalan
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Masyarakat Gampong Kuala Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, hingga kini masih merindukan sentuhan pembangunan infrastruktur yang layak. Kondisi akses jalan yang masih berbatu dan berdebu membuat desa dengan luas wilayah 425 hektar tersebut merasa dianaktirikan dibandingkan gampong lainnya di wilayah setempat.
Keuchik (Kepala Desa) Gampong Kuala Seumayam, M. Nasir, mengungkapkan bahwa jarak tempuh sekitar 30 kilometer menuju Ibu Kota Kecamatan menjadi tantangan berat bagi 394 jiwa atau 96 Kepala Keluarga (KK) yang menetap di sana. Menurutnya, akses transportasi yang buruk menghambat peningkatan kesejahteraan warga.
"Dengan kondisi jalan berbatu dan berdebu ini, sudah selayaknya Pemerintah Daerah melakukan pengaspalan. Ini demi memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat kami," ujar M. Nasir kepada awak media, Rabu (13/5/2026).
Perekonomian dan Pendidikan yang Terhambat
M. Nasir menjelaskan bahwa meski mayoritas warga memiliki kebun sawit, pendapatan dari sektor tersebut belum mampu menopang kebutuhan hidup sehari-hari secara maksimal. Kondisi jalan yang rusak membuat biaya angkut hasil bumi menjadi tinggi dan sulit diakses.
Demi menyekolahkan anak-anak hingga ke perguruan tinggi, warga terpaksa melakoni berbagai pekerjaan sampingan. Mulai dari mencari lokan, memasang bubu dan jaring di sungai, hingga bekerja sebagai nelayan tradisional.
"Masyarakat sangat sulit untuk bangkit secara ekonomi karena Gampong Kuala Seumayam masih tertinggal di segala bidang," tambahnya.
Wacana Kembali ke Gampong Lama
Selain masalah jalan, kepadatan hunian di lokasi pemukiman saat ini juga mulai menjadi persoalan serius. M. Nasir menyebutkan bahwa lokasi yang ditempati warga sekarang semula hanya bersifat persinggahan sementara. Namun kini, kondisi rumah warga sudah sangat padat, bahkan ditemukan satu rumah yang dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK).
Pihak desa berharap adanya solusi dari pemerintah agar masyarakat dapat kembali ke lokasi Gampong yang lama, di mana ketersediaan lahan dan tempat tinggal masih memadai.
Harapan kepada Pemerintah Daerah
Mewakili aspirasi masyarakat, M. Nasir mendesak Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk segera memprioritaskan pengaspalan jalan di wilayah mereka. Ia optimis, jika infrastruktur jalan memadai, roda perekonomian akan berputar lebih cepat.
"Jika jalan diaspal, hasil perkebunan dan mata pencaharian masyarakat akan lancar diangkut serta dijual ke pusat Ibu Kota Kecamatan. Kami ingin merdeka dari debu dan jalan berbatu," pungkasnya.
Reporter: Sofyan
.jpg)
Posting Komentar